Kota Bitung

Hari Pertama Menjabat, Kapolres Bitung AKBP Arie Langsung Turun Konsolidasi, Kirim Pesan Tegas: Keamanan Tak Bisa Ditunda

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menghadiri Rakor Forkopimda di Ruang Merdeka Lounge Kantor Wali Kota Bitung.

Peliput: Syarif Umar l Bitung

Tidak menunggu esok hari, tidak pula mengambil waktu untuk beristirahat. Baru beberapa jam resmi dilantik sebagai Kapolres Bitung melalui upacara serah terima jabatan di Markas Polda Sulawesi Utara, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.H., S.I.K., M.H. langsung menunjukkan gaya kepemimpinannya. Dari Manado, ia segera bergerak menuju Kota Bitung untuk menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menjadikan forum strategis tersebut sebagai agenda pertamanya setelah menerima tongkat komando Polres Bitung.

Langkah cepat itu menjadi pesan kuat bahwa kepemimpinan baru di Polres Bitung tidak ingin kehilangan momentum. Sejak hari pertama, AKBP Arie memilih membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, dan memastikan sinergi antarlembaga berjalan solid sebagai fondasi utama menjaga keamanan dan stabilitas Kota Bitung.

Sekitar pukul 16.10 WITA, Kapolres tiba di Lounge Kantor Wali Kota Bitung dan disambut langsung Wali Kota Hengky Honandar, S.E., Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos., serta jajaran Forkopimda. Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi simbol dimulainya kolaborasi antara kepemimpinan baru Polres Bitung dengan pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, pengadilan, dan seluruh unsur strategis.

Wali Kota Hengky Honandar menilai kehadiran Kapolres pada hari pertama bertugas bukan sekadar memenuhi agenda resmi, tetapi menunjukkan karakter kepemimpinan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak AKBP Arie Sulistyo Nugroho sebagai Kapolres Bitung. Kehadiran beliau di hari pertama setelah dilantik menunjukkan komitmen yang kuat untuk segera membangun sinergi bersama pemerintah daerah dan Forkopimda. Kami optimistis kolaborasi ini akan semakin memperkuat keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan Kota Bitung,” ujar Hengky.

Kapolres menegaskan, jabatan yang diembannya merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar seremonial. Karena itu, ia memilih langsung hadir di tengah forum koordinasi daerah untuk mengenali persoalan, membangun komunikasi, dan menyatukan langkah bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Saya ingin memastikan sejak hari pertama bahwa koordinasi dan sinergi berjalan dengan baik. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan daerah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan seluruh masyarakat. Itulah komitmen yang akan terus kami bangun di Kota Bitung,” tegas AKBP Arie.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadi mitra aktif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan, mencegah potensi gangguan kamtibmas, dan menciptakan Kota Bitung yang aman, damai, serta nyaman bagi seluruh warga,” katanya.

Rakor Forkopimda turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. Ignatius Rudy Theno, unsur TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BIN, PT Futai Sulawesi Utara, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Forum juga menghadirkan Lurah Tanjung Merah Bertje Tikoalu bersama sepuluh perwakilan masyarakat yang dipimpin Ketua LPM Elsye Lengkong, sebagai wujud bahwa pembangunan keamanan harus melibatkan partisipasi publik.

Hari pertama AKBP Arie Sulistyo Nugroho di Kota Bitung menjadi lebih dari sekadar awal masa jabatan. Langkah cepatnya langsung berkonsolidasi dengan Forkopimda mengirim pesan tegas bahwa Polres Bitung siap menghadirkan kepemimpinan yang responsif, kolaboratif, dan hadir di garis depan dalam menjaga keamanan, mendukung iklim investasi, serta memastikan pembangunan Kota Bitung berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara