Lainnya

Air Mati Berhari-hari, Monica Tambajong Desak Dirut PDAM Percepat Perbaikan

Air Mati Berhari-hari, Monica Tambajong Desak Dirut PDAM Percepat Perbaikan
Air Mati Berhari-hari, Monica Tambajong Desak Dirut PDAM Percepat Perbaikan

Penulis: Jhonli Kaletuang I Manado

Keluhan masyarakat Kota Manado terkait distribusi air bersih yang kerap terhenti selama berhari-hari menjadi sorotan dalam rapat pembahasan pelaksanaan APBD Kota Manado Tahun Anggaran 2025.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Manado, Monica Tambajong, mendesak Direktur Utama PDAM agar mempercepat penanganan gangguan pelayanan karena air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda.

Dalam rapat yang memasuki hari ketiga, politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu terlebih dahulu memberikan apresiasi terhadap program penyambungan air gratis bagi masyarakat yang memenuhi syarat.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah positif karena memperluas akses warga terhadap layanan air bersih.

Meski demikian, Monica menilai masih ada persoalan mendasar yang harus segera dibenahi.

Berdasarkan laporan pelaksanaan APBD 2025, PDAM telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan pengaduan gangguan distribusi air serta penguatan aset operasional melalui penambahan unit di lapangan guna mempercepat perbaikan jaringan.

Namun, ia mempertanyakan sejauh mana realisasi anggaran tersebut benar-benar berdampak terhadap peningkatan pelayanan.

Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir banyak wilayah di Kota Manado justru mengalami krisis air, bahkan sebagian warga harus menunggu hingga berhari-hari sebelum aliran air kembali normal.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim PDAM yang terus berupaya memperbaiki berbagai gangguan di lapangan. Namun masyarakat juga berhak mengetahui sejauh mana anggaran yang telah diserap benar-benar berdampak pada percepatan penanganan pengaduan dan perbaikan infrastruktur yang rusak,” ujar Monica.

Ia meminta Direktur Utama PDAM memberikan penjelasan secara rinci mengenai penggunaan anggaran untuk penanganan keluhan pelanggan, termasuk efektivitas pemanfaatan unit operasional yang telah diadakan guna mempercepat perbaikan jaringan.

Monica juga mempertanyakan mengapa gangguan distribusi air masih terus berulang di berbagai wilayah meski anggaran telah disediakan untuk mendukung peningkatan pelayanan.

Menurutnya, ukuran keberhasilan bukan hanya tingginya serapan anggaran, melainkan seberapa cepat masyarakat kembali menikmati layanan air bersih tanpa harus menunggu berhari-hari.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar laporan penyerapan anggaran, tetapi pelayanan air bersih yang benar-benar dirasakan. Setiap rupiah yang digunakan harus memberikan dampak nyata bagi warga,” tegasnya.

Ia berharap PDAM Kota Manado melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanganan gangguan dan memastikan seluruh anggaran dimanfaatkan secara efektif, tepat sasaran, sehingga distribusi air dapat pulih lebih cepat dan kejadian air mati berkepanjangan tidak terus berulang.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara