SULUT – Kemenangan Vonny Aneke Panambunan (VAP) di pemilihan Bupati Minut 2005 dan kepemimpinan Marlina Moha Siahaan (MMS) selama dua periode di Bolmong membuktikan kaum wanita bisa menjadi pemimpin diantara kaum lelaki. Emansipasi benar-benar dimanfaatkan kaum wanita untuk berkarya membangun daerah Nyiur Melambai.
Pemilukada 2010 juga menampilkan kaum wanita sebagai kandidat kompetitif untuk memangku jabatan kepala daerah, selain VAP dan MMS ada juga Tetty Paruntu yang disurvey LSI berada diurutan atas Calon Bupati Minsel, Meiby Mariana Saerang siap mempelopori emansipasi wanita di Kota Manado.
Fransisca Magdalena Tuwaidan (FMT) dan Netty Agnes Pantouw (NAP) adalah Srikandi Minut yang siap menjadi kepada daerah dan berjanji akan mensejahterakan masyarakat Minut dengan seabrek program pembangunan mereka.
Masih ada lagi Raden Ajeng Kartini yang lain??

Salam Demokrasi :
Dengan munculnya para Srikandi-srikandi dalam pemilukalda SULUT periode 2010 ini menunjukan kedewasaan perpolitikan di tanah air yang semakin baik. Mari kita dukung dan kawal demokrasi ini sebaik-baiknya dan dorong terus demi kemajuan bersama.