“Ternyata walau sudah membawa Kartu Kusuka masyarakat tidak dilayani, alasannya solar sudah habis. Akhirnya mereka mencari alternatif di tempat lain. Terindikasi sebelum tangki masuk atau dalam perjalanan, oknum petugas sudah menghubungi pengepul solar,” ujarnya.
Hal ini menurutnya terlihat jelas dalam aktivitas SPBU yang selalu beraksi atau melakukan penjualan pada malam hari agar luput dari pantauan.
“Pasokan solar tidak pernah siang atau sore, selalu malam dan masuk sekitar pukul 01:00 atau 02:00 lewat tengah malam, deadline sekitar pukul 04:00 atau 05:00 subuh sudah selesai. Ini fakta, bukan hoax atau fitnah maupun karena ada indikasi lainnya,” tegasnya.
(jenlywenur)
