Dicontohlannya, di Sulut ada pegnemudi ojek online yang merpakan pelanggan listrik 1.300 VA sementara dalam kondisi seperti saat ini penghasilannya menurun drastis.
Demikian juga jika ada pedagang yang menggunakan listrik 1.300 VA untuk aktivitas usaha kecilnya yang harus tutup sementara, sementara kebijakan subsidi hanya diperuntukkan bagi pengguna maksimal 900 VA.
“Pada prinsipnya, saya mendukung semua kebijakan pemerintah pusat selama itu benar-benar medatangkan kesejahteraan bagi masyarakat. Akan tetapi, baginya hal itu perlu untuk terus dilakukan evaluasi demi efektivitas dan pemerintah harus bersedia menerima berbai masukan sehingga pada akhirnya paket kebijakan akan bisa diimplementasikan dengan baik dan benar–benar tepat sasaran,” harapnya.
(Frangki Wullur)
