Agama dan Pendidikan

Rektor Unsrat Lebih Mengakui FH UKI dibandingkan FH Unsrat

Kantor Pusat UNSRAT Manado
Kantor Pusat UNSRAT Manado

Manado – Pernyataan menarik beberapa waktu lalu dilontarkan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, Dr Barita Simanjuntak SH MH terkait dengan kisruh yang melilit Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado belakangan ini.

Menariknya pernyataan tersebut sangat-sangat tendensius, padahal dekan Fakultas Hukum UKI tersebut tidak bersentuhan secara langsung dengan kampus kebanggaan masyaarakat Sulawesi Utara, yakni pernyataan bahwa Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsrat legal.

Terkait dengan hal tersebut salah satu akademisi Fakultas Hukum yang tidak ingin namanya dipublikasikan kembali mengomentarinya, namun kali ini komentarnya lebih pada hal menyangkan sikap Unsrat yang terkesan lebih mengakui Fakultas Hukum (FH) UKI Jakarta dibandingkan dengan FH Unsrat.

“Sangat disayangkan pihak rektorat dalam hal ini Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) manado lebih mengakui keberadaan FH UKI dibandingkan FH Unsrat,” katanya kemarin (6/7) kepada beritamanado.

“Dengan demikian dapat dilihat bahwa pengakuan terhadap kualitas FH Unsrat masih dipertanyakan oleh jajaran pimpinan rektorat. entah mengapa,” lanjut tanya dosen yang terkenal dingin di kampus ini.(jkf)

3 tanggapan untuk “Rektor Unsrat Lebih Mengakui FH UKI dibandingkan FH Unsrat”

  1. Pernyataan diatas juga menyesatkan. Jangan dihubungkan antara pendapat dan preferensi. Apel tidak dapat dibandingkan dengan jeruk. Inilah orang orang yg kerja dibidang sosial, banyak lari dari konteks masalah. Cenderung menyinggung daripada. Argumen nalar. Kalau pendapat khan bisa diuji, kesukaan itu nda bisa mw uji . Ini org org dang, serta ada pendapat baru yg sepertinya masuk masuk akalnjuga langsung di counter, counter nya lagi hihihihi, sudah emosi , tidak terlihat nalarnya lagi. Kalau disimak juga pendapat dekan fh Uki masuk akal, cuma karena sudah ada pernyataan tandingan bagini kelihatan pendukung flora kebakaran jenggot, langsung tendensius mengcounter. Sementara pihak rektor sepertinya nothing to lose. So??????

  2. mendukung pernyataan yang disampaikan oleh saudara Richard, oknum dosen hukum saja yang missunderstanding…ini tanda bahwa dekan hukum UKI lebih mengerti….,kita yang di unsrat yang harus introspeksi diri agar turut serta memberikan sumbangsih dan dukungan kepada bapak rektor agar excellent university yang dicita-citakan bisa terwujud, jangan kerjaannya cuma mengganggu yang ujung2nya menghambat klo gini terus mereka sendiri nda mau unsrat maju…

  3. Saya kurang sependapat dgn salah satu akademisi Fakultas Hukum yang tidak ingin namanya dipublikasikan tsb, sebab:
    Rektor Unsrat mengakui Dekan FH UKI karena faktor independennya, bukan berarti tdk mengakui FH Unsrat.
    Mungkin rektor tdk mengakui sikap beberapa dosen FH Unsrat krn mrk berbeda (berseberangan?) dgn Rektor Unsrat.
    sbg warga civitas academica Unsrat, saya bangga dgn FH Unsrat…
    Viva academica, viva almamater !!!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara