
Penulis: Frangki Wullur I Manado
Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar dihadapan para mahasiswa Universitas Sam Ratulangi mengatakan bahwa Pancasila merupakan warisan yang patut dibanggakan dari ibu pertiwi.
Hal itu diungkapkannya saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Sam Ratulangi Manado, Kamis (11/6/2026) siang.
Pada kuliah umum tresebut, Mayjen Rano Tilaar mengajak mahasiswa untuk meluangkan waktu untuk mendapatkan pemahaman terkait geopolitik di tengah kondisi perubahan yang terjadi di dunia saat ini.
“Mahasiswa dengan latar belakang ilmu yang dimiliki juga bisa menambah pengetahuan dengan memahami kondisi geopolitik secara global, sejarah perkembangannya hingga bagaimana konsep tersebut diimplementasikan sejumlah negara di dunia dalam menjaga kepentingan nasional masing-masing,” jelas Mayjen Rano Tilaar.
Ia menambahkan, bahwa bangsa Indonesia memiliki Pancasila sebagai warisan dari ibu pertiwi, dimana nilai-nilai yang terkandung didalamnya menjadi dasar bagi keberlangsungan bangsa Indonesia di tengah dinamika global yang terus mengalami perubahan.
Dalam sejarah dunia, Mayjen Rano Tilaar mengingatkan bahwa tidaks edikit negara yang memiliki kekuatan militer besar, akan tetapi pada akhirnya runtuh dan hilang dari peta dunia.
Maka dari itu, penting bagi generasi mdua termasuk mahasiswa di Sulawesi Utara untuk memahami apa dan bagaimana geopolitik itu.
Dalam konteks geopolitik, Sulawesi Utara punya posisi geografis yang sangat strategis dengan potensi besar yang ada, namun sekaligus juga menjadi tantangan yang perlu dipahami sejak dini.
“Semuanya bisa dipahami jika generasi muda memiliki pengetahuan tentang geopolitik. Geopolitik akan membuka cakrawala berpikir global mahasiswa tentang bangsa Indonesia dalam konteks global,” katanya.
Geopolitik itu sendiri memiliki banyak dimensi yang sangat relevan dengan setiap negara, sesuai dengan posisi yang ada, seperti contohnya antara Sulawesi Utara dengan Filipina bagian selatan khususnya Mindanao, dengan dinamika konflik dan persoalan keamanan.
