
Penulis: Frangki Wullur | Magelang, Jawa Tengah
Gubernur Akademi Militer (AKMIL) Mayjen TNI Rano Tilaar, Senin (6/4/2026) kemarin memberikan penagrahan kepada para Taruna Tingkat I, II dan III Tahun Pendidikan 2025/2026 di Gedung Moch. Lily Rochli AKMIL
Pengarahan tersebut terkait wawasan dan pemahamam strategis terkait perkembangan geopolitik dunia yang dinamis serta implikasinya terhadap kepentingan nasional Indonesia.
Mayjen Rano Tilaar mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program pembinaan intelektual dan kepemimpinan bagi para calon perwira TNI Angkatan Darat.

“Dinamika konflik global, khususnyua di Kawasan Timur Tengah harus dipahami dari perspektif geopolitik dan kepentingan strategis masing-masing negara dan bukan semata-mata dilihat sebagai konflik agama,” ungkap Mayjen Rano Tilaar.
Ia menambahkan, bahwa tidak ada Kawan atau lawan yang bersifat abadi, melainkan kepentingan nasional yang menjadi factor utama dalam hubungan internasional.
“Saya harap para Taruna AKMIL untuk terus meningkatkan kemampuan analisis, memperluas wawasan global serta menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Dengan demikian, kedepan para Taruna AKMIL dapat menjadi Perwira TNI AD yang professional, berintegritas dan memiliki perspektif strategis dalam menghadapi tantangan masa depan,” harapnya.
