Berita Utama

Lomba Tidar Cross Country Semarakkan HUT ke-68 Akademi Militer

Lomba Tidar Cross Country Semarakkan HUT ke-68 Akademi Militer
Mayjen Rano Tilaar saat melepas peserta Lomba Tidar Cross Country 2025

Magelang, BeritaManado.com – Berbagai kegiatan digelar untuk menyemarakkan HUT ke-68 Akademi Militer (AKMIL), salah satunya Lomba Tidar Cross Country 2025 yang dilepas oleh Gubernur AKMIL Mayjen TNI Rano Tilaar, pada Minggu (9/11/2025) lalu di Lapangan Sapta Marga AKMIL Magelang.

Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, yaitu dari unsur militer dan masyarakat sipil.

Gubernur AKMIL Mayken Rano Tilaar dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukans emata-mata hanya berolahraga saja, akan tetapi menjadi momentum dalam rangka menumbuhkan semangat juang, semangat sportivitas serta kebersamaan.

“Lomba ini mau mau menanamkan nilai-nilai dasar untuk selalu dijunjung tinggi oleh seluruh keluarga besar Akademi Militer. Nilai-nilai yagn dimaksud adalah disiplin, ketangguhan, daya saing serta pantang menyerah,” ungkap Mayjen Rano Tilaar.

Ditambahkannya, menang dalam lomba tersebut bukan menjadi tujuan utama, akan tetapi bagaimana menunjukkan semangat pantang menyerah serta dapat menjunjung tinggi semangat sportivitas.’

Tilaar juga menekankan bahwa pentingnya untuk memiliki semangat kebersamaan sebagai wadah untuk mempererat relasi antara keluarga besar Akademi Militer, masyarakat dan seluruh pihak yang mendukung sumber daya manusia pertahanan negara.

“Terima kasih kepada panitia pelaksana kegiatan, peserta serta semua yang sudha mengambil bagian dalam menyemarakkan HUT ke-68 AKMIL. Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, semangat kebersamaan dan kekeluargaan terutama di lingkungan AKMIL dan juga masyarakat sekitar semakin erat,” harapnya.

Lomba Tidar Cross Country Semarakkan HUT ke-68 Akademi Militer
Mayjen Rano TIlaar dan istri saat ziarah ke Taman Makam Giri Dharmoloyo

Pada kesempatan yang sama, Mayjen Rano Tilaar didampingi istri dan jajaran AKMIL melakukan ziarah ke Taman Makam Giri Dharmoloyo yang berlokasi di depan Kompleks AKMIL.

“Di lokasi Taman Makam Giri Dharmoloyo ini digunakan untuk memakamkan para Taruna yang ikut berjuang dalam memeprtahankan kemerdekaan saat agresi militer Belanda ke-2 tahun 1949. Selain itu dijadikan lokasi pemakaman para Taruna yang gugur saat memadamkan pemberontakan DI/TII, serta sejumlah Taruna yang tewas saat melaksanakan latihan,” jelas Tilaar

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara