Lainnya

Rapat Kerja KBK Keuskupan Manado Bakal Digelar di Kota Palu

Rapat Kerja KBK Keuskupan Manado Bakal Digelar di Kota Palu

Pengurus KBK Keuskupan Manado usai Rapat Pleno

Manado, BeritaManado.com — Kelompok Kategorian Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado dalam waktu dekat ini akan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) di Kota Palu Sulawesi Tengah pada 12-13 Juli 2025.

Hal itu disampaikan Ketua KBK Keuskupan Manado Edwin Kindangen kepada wartawan, Selasa (17/6/2025).

Menurutnya, Raker tersebut direncanakan akan dihadiri oleh perwakilan dari 76 paroki se-Keuskupan Manado.

“Dari data yang ada, ada 74 paroki dan dua quasi paroki (paroki belum sepenuhnya). Maka dari itu, diharapkan setiap paroki dapat mengirimkan utusan untuk mengikuti Raker dengan membawa surat pengantar dari Pastor Paroki,” ungkap Kindangen.

Peserta Raker KBK, kata Edwin Kindangen terdiri dari penasehat rohani dan awam KBK, pengurus KBK Keuskupan Manado, ketua dan sekretaris KBK Vikep di Keuskupan Manado serta pengurus atau utusan KBK Paroki (dua orang).

Terkait hal itu, Sekretaris Umum KBK Keuskupan Manado Jimmy Pandelaki mengatakan bahwa seluruh peserta disiapkan akomodasi dari panitia selama berada di Palu.

“Kami akan mengirimkan surat undangan untuk keikutsertaan dalam Raker ini,” kata Jimmy dalam Rapat Pleno yang turut dihadiri Penasehat Rohani KBK Keuskupan Manado Pastor Abraham Xaverianus Runtu Pr serta Bendahara Umum KBK Reiner Dondokambey.

Adapun materi Raker yang rencananya dibuka Gubernur Sulawesi Tengah tersebut, selain evaluasi program kerja hasil Raker Gorontalo lalu.

Selain itu ada juga berbagai hal terkait hajatan besar Konferensi KBK Keuskupan yang direncanakan akan berlangsung di Guaan, Bolaang Mongondow Timur pada pertengahan tahun 2026 serta materi dari panitia lokal.

Penasehat Rohani KBK Keuskupan Manado Pastor Abraham Xaverianus Runtu mengatakan Raker tersebut juga diharapkan membahas soal Kaum Ibu Katolik (KIK) sebagai kelompok kategorial padanan KBK.

“Perlu dipikirkan bagaimana kalau ada Tari Kaum Ibu Katolik (KIK),” kata Pastor Paroki Gembala Yang Baik Rike Manado tersebut yang dalam Raker tersebut sekaligus diharapkan membawa materi soal ziarah pengharapan, berjalan bersama dan rencana pemekaran keuskupan.

Selain itu, dia juga mengusulkan agar Raker tersebut dapat memperkuat peran pimpinan KBK dalam penyusunan program paroki, kevikepan hingga keuskupan.

“Artinya program kerja kelompok kategorial KBK harus masuk Renstra,” katanya.

Rapat Pleno ini juga memutuskan untuk menonaktifkan Ketua IV Aldrin Edwin Anis dan Ketua VI Ronny Tanusaputra, karena telah rangkap jabatan, bertentangan dengan Tata Dasar KBK Keuskupan Manado Pasal 17 huruf 5.

Aldrin saat ini terpilih sebagai Ketua KBK Vikep Manado dan Ronny sebagai Ketua KBK Vikep Palu.

(***/Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara