Berita Utama

Program Makanan Bergizi Wujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Untuk itu dengan peran dan tanggungjawabnya tersebut, maka RRI yang merupakan bagian (ASN) akan total dan berkomitmen mendukung setiap program dan kebijakan pemerintah.

“Jadi jelas disini RRI punya kewajiban untuk mendesiminasikan segala bentuk kebijakan dan program pemerintah, sehingga masyarakat akan lebih mengetahui dan perduli, serta bisa merasakan dampaknya secara langsung,” ujar Hendrasmo.

Tentu program makan gratis kedepan akan menhadapi berbagai tantangan karena itu perlu upaya2-upaya antisipasinya.

Ini merupakan kegiatan yang kompleks, termasuk untuk memastikan penyaluran tepat waktu, bermutu serta dengan standar kebersihan dan keamanan pangan yang baik.

Kekhasan diet setempat, kebiasaan budaya serta religius yang menyangkut pangan serta pantangan bagi siswa siswa tertentu, juga merupakan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menetapkan standar makan siang dengan standar gizi yang konsisten.

Menetapkan porsi yang tepat secara nasional juga menjadi tantangan tersendiri agar tidak terjadi pemborosan pangan dan juga mengurangi potensi limbah makanan.

Salah satu aspek penting yang harus dipertimbangkan dalam program pemberian makan gratis secara nasional ini adalah bahwa kebutuhan nutrisi tiap individu berbeda berdasarkan tingkat kegiatan serta pertumbuhan mereka serta juga keadan kesehatan mereka.

Kebutuhan energi anak berumur antara 5-8 tahun misalnya, berada antara 1.400 sampai 1.600 kalori per hari sementara untuk yang berumur antara 9 dan 12 tahun antara 1.600 dan 2.000 kalori per hari. Belum lagi kebutuhan nutrien makro dan mikro mereka yang juga berbeda.

Pada dasarnya program makan siang gratis ini memiliki potensi untuk membawa dampak positif bagi pendidikan, kesehatan dan kesetaraan namun akan dibutuhkan perencanaan yang mendetail dan hati-hati, tanggung jawab fiskal serta pelaksanaan yang efektif agar dapat mengoptimalkan manfaatnya sementara mengatasi tantangan tantangannya.

Ketua Umum FORMAS Handojo diketahui juga sebagai Ketua Umum Vox Populi Indonesia, suatu Ormas yang sangat peduli pada masalah-masalah kebangsaan, kenegaraan dan kemayarakatan dengan sikap yang selalu kritis, positif dan bermutu demi untuk kemajuan bangsa dan negara.

Jatidiri Handojo, aslinya seorang Pengusaha, tapi sangat peduli pada rakyat kecil. Pergaulan Handojo sangat beragam mulai dari politisi tingkat nasional sampai desa, elit pemerintahan sampai lurah, Konglomerat, Pengusaha Menengah dan UKMK serta pedagang kaki lima, para Guru Besar sampai Guru Taman Kanak-kanak, serta rakyat marhaen.

Kepeduliannya kepada rakyat kecil perlu diacungkan jempol, karena itu patut disebut sebagi seorang Marhaenis, pengabdi rakyat kecil seperti Prabowo Subianto, seorang Marhaenis tulen yang sangat peduli kepada rakyat miskin, melalui program makan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin, demikian pula peduli pada Ibu2-ibu Hamil yang kekurangan gizi.

Selamat berjuang Bapak Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Bapak Yohanes Handojo Budhisedjati dkk dalam perjuanganmu memberdayakan rakyat miskin yang nanti akan menikmati Indonesia Emas pada 2045.

Dirgahayu Republik Indonesia pada HUT ke-79, 17 Agustus 2024.

Jakarta, 15 Agustus. 2024.

Markus Wauran
Wakil Ketua Dewan Pendiri HIMNI.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara