Hal ini menjadi satu masalah yang harus ditanggulangi oleh pemerintahan berikutnya.
HD menyebut bahwa program makanan bergizi gratis bagi 78 juta anak telah dibahas dengan matang bersama pakar nutrisi.
Selain itu, jika ingin mengatasi masalah stunting secara berkelanjutan, HD menyebut bahwa jutaan ibu hamil di Indonesia perlu untuk diberikan nutrisi tambahan berupa makanan gratis.
Ini adalah program pemerintah yang nanti akan dikelola, diurus, dan dipimpin PS dan GR.
Delapan puluh dua juta jiwa akan diberikan makanan bergizi secara gratis.
HD menegaskan Pemerintah PS-GR optimis, program makan bergizi gratis mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Menurutnya, program ini adalah investasi di bidang pendidikan.
“Saya optimis ini berjalan dengan baik, program ini adalah investasi untuk meningkatkan ranking pendidikan Indonesia di mata internasional.”
Manfaat dari program ini termasuk akan memastikan bahwa siswa menerima paling tidak satu kali makan bergizi dalam sehari.
Kecukupan gizi penting bagi perkembangan kognitif anak serta kesehatan mereka secara menyeluruh.
Dengan mengurangi kelaparan, program ini akan dapat membantu menurunkan tingkat kekurangan gizi serta stunting di kalangan anak-anak. Anak yang memperoleh asupan pangan yang baik, lebih besar kemungkinannya untuk tumbuh baik secara fisik dan lebih berhasil secara akademis.
Makan siang gratis juga akan mendorong orang tua, terutama di kalangan keluarga miskin, untuk memastikan anaknya ke sekolah dan keluarga memprioritaskan pendidikan sang anak dari pada tanggung jawab lainnya.
Hal ini akan menekan tingkat putus sekolah.
Angka putus sekolah, kebanyakan disebabkan oleh alasan ekonomi; untuk jenjang SD mencapai 0,13 persen pada 2022, meningkat 0,01 persen dibandingkan 2021 yang sebesar 0,12 persen.
Pada jenjang SMP, angka putus sekolah tercatat sebesar 1,06 persen pada 2022, atau naik 0,16 persen dari tahun sebelumnya 0,90 persen.
Selain mendorong inklusivitas pendidikan, program ini juga akan membantu memastikan bahwa apapun latar belakangnya, siswa dapat memperoleh akses ke pangan bergizi dan mengurangi disparitas yang kini masih ada.
Menu yang sama bagi semua dalam satu sekolah juga mendorong kesetaraan dengan siswa dari latar belakang berbeda.
Siswa yang mendapatkan asupan gizi yang lebih baik cenderung lebih aktif dalam mengikut pembelajaran dan hal ini akan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik.
Secara tak langsung, pemberian makan bergizi juga akan membantu mengedukasi baik sang anak maupun orang tua mereka mengenai makanan bergizi, kebiasaan makan sehat dan disiplin waktu makan.
