Olly Dondokambey dan Steven Kandouw
Jakarta – Tiga pasang bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara sudah melakukan pendaftaran di KPU Sulut. Dari ketiga pasang bakal calon tersebut, duet Olly Dondokambey dan Steven Kandouw adalah yang paling sering diperbincangkan.
Baik masyarakat maupun pengamat politik mengatakan bahwa hanya mujizat yang bisa mengalahkan Olly dan Steven yang diusung oleh PDI Perjuangan.
Pengamat Politik dan Peneliti Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Dr Jerry Massie kepada BeritaManado.com, Kamis (30/7/2015) mengatakan bahwa beberapa keunggulan Olly yaitu keberhasilannya memperjuangkan Dana Desa serta didukung oleh sejumlah incumbent dan kepala daerah seperti Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Selatan.
Sementara, masuknya Elly Lasut dan David Bobihoe yang diusung Partai Golkar dan beberapa partai pendukung lainnya juga diyakini dapat membuat sebuah kejutan. Bukan sesuatu yang harus disembunyikan, pendukung setia E2L masih ada sampai saat ini.
Demikian juga dengan Maya Rumantir dan Gleni Kairupan yang diusung Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Keberhasilan Maya meraih suara terbanyak untuk Calon Anggota DPD RI merupakan fakta yang disebut-sebut sebagai sebuah mujizat. Bagaimana tidak, figur yang selalu mengusung misi perdamaian dan persahabatan itu berhasil memimpin perolehan suara di hampir seluruh TPS yang ada.
“Dalam hal ini semua bakal pasangan calon memiliki peluang yang sama untuk menang. Ini tinggal bagaimana para tim pemenangan dan relawan menerapkan strategi politik yang tepat namun tidak bertentangan dengan aturan yang ada seperti pengerahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sebagainya,” ungkap Massie. (frangkiwullur)

kt hrs memilih pemimpin yang sehaluan dengan penguasa RI 1.supaya pembangunan sulut terus maju. Olly sudah terbukti membantu Sulut. kalau ingin sulut terus maju kita harus memilih olly. sama seperti jaman sby-sarundajang dari demokrat.
@tambang emas lolah.. orang lolah so nn?jang sampe pake nma Lolah kong ba komen beqng malo org Lolah.!!
maklum jow yang ba koment miring pa olly ,biasa tu nda dapa jatah ,,jadi yaa maklum jow ,,
Hele jaman Demokrat berkuasa 10 tahun , susah KPK mo loku Olly , apalagi jaman PDIP berkuasa skarang ?
Judul berita deng isi berita nda sinkron…
Editornya lagi tidur yaaa??
Hati2.. Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, kata firman. Klopun OD merasa diatas angin hendaknya berdiam diri saja sambil bersyukur dalam hati..
Bukan mukjizat, tetapi KPK yang bisa mengubah keadaan.
hahaha. betul itu bro nnti kpk yg mo jemput. deng olly skrg so talalu pd alias sombong. dia nintau org sombong akan direndahkan ato PASTI GAGAL.