
Manado — Aksi kemanusiaan lewat donor darah Pokja PWI Kota Manado sukses memicu gelombang kepedulian yang besar dari berbagai kalangan masyarakat. Kegiatan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Manado ke-403 ini resmi bergulir di ruang Tulo Kantor Pemerintah Kota Manado, Selasa (23/6/2026).
Momentum ini kian bersejarah karena berdekatan dengan agenda pelantikan pengurus wilayah yang dihadiri langsung oleh tokoh nasional.
Ratusan aparatur sipil negara (ASN), insan pers, hingga warga umum berbondong-bondong memberikan kontribusi nyata bagi sesama. Dampak dari gerakan ini sangat krusial di tengah menipisnya persediaan darah di wilayah Sulawesi Utara.
Kehadiran para pendonor membawa angin segar dan harapan baru bagi pasien-pasien di rumah sakit yang sedang berjuang untuk sembuh.
Kolaborasi strategis bersama PMI Manado ini berjalan sinergis demi misi kemanusiaan yang mendesak. Apalagi, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla baru saja menginjakkan kaki di Bumi Nyiur Melambai untuk melantik kepengurusan baru PMI Sulut periode 2026-2031 di bawah nakhoda Kolonel CKM (Purn) dr. Fredrik P. Demmassabu.
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI tersebut sempat menyambangi Kantor Hyundai serta Rumah Kopi Primadona didampingi Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay.
Misi Kemanusiaan Lintas Batas Jusuf Kalla
Dalam lawatannya, Jusuf Kalla memberikan pesan mendalam mengenai esensi dasar keberadaan organisasi palang merah.
Tokoh yang akrab disapa JK tersebut menegaskan bahwa meringankan beban sesama merupakan fondasi utama gerakan ini. Sifat netral dan universal harus selalu dijaga dalam setiap pergerakan di lapangan.
“PMI bekerja tanpa memandang perbedaan latar belakang politik, suku, agama, dan ras,” kata Jusuf Kalla.
Ketua Pokja PWI Kota Manado, Hut Kamrin, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para sukarelawan pada hari pertama pelaksanaan. Didampingi Sekretaris Haryadi, dirinya memantau langsung proses pengambilan darah yang berlangsung intensif sejak pukul 10.00 hingga 14.00 WITA.
“Terima kasih buat para Pendonor yang sudah mengambil bagian dalam giat donor darah ini dari Pukul 10.00 – 14.00. Semoga ini bisa membantu masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kota Manado saat membutuhkan darah untuk menghubungi PMI” ujar Kamrin di ruang Tulo.
Kolaborasi Atasi Kelangkaan Stok Darah PMI Manado
Pihak UTD PMI Provinsi Sulut yang diwakili oleh Julita Pinontoan, S.Kep, Ns atas nama Kepala UTD dr. Agusteivie A.J Telew, M.Kes, AIFO, Sp.KKLP, menyambut baik inisiatif ini. Dirinya mengakui bahwa pasokan darah di unit transfusi saat ini sedang berada dalam kondisi yang sangat terbatas.
“Dengan kegiatan donor darah yang dibuat oleh Pokja PWI Manado ini bisa membantu ketersediaan stok darah di UTD PMI Sulut. Karena saat ini untuk ketersediaan stok darah agak kurang dan terbatas. Karena ini sangat membantu bagi masyarakat Sulawesi Utara yang keluarganya mungkin membutuhkan darah di rumah sakit-rumah sakit yang bekerjasama dengan PMI Sulut.” jelas Julita.
Langkah konkret para jurnalis ini dipastikan terus berlanjut ke beberapa titik strategis berikutnya. Ketua Panitia Pelaksana, James Lembong, menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal misi kemanusiaan ini demi meringankan penderitaan warga yang sakit.
“Kami berharap masyarakat Sulawesi Utara khususnya Kota Manado yang membutuhkan darah bisa menghubungi rumah-rumah sakit yang bekerjasama dengan PMI. Atau bisa langsung ke kantor PMI Sulut. Kegiatan ini sesuai dengan Tema Panitia kami yakni “Torang pe darah banyak orang pe harapan hidup. Mari berbagi” harap Ketua GAPSU tersebut.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau jadwal pergerakan posko donor darah Pokja PWI selanjutnya. Sekretaris Panitia, Rolli Sondakh, bersama Bendahara Eka Saputera memastikan lokasi berikutnya akan diumumkan secara terbuka dalam waktu dekat.
“Yang pasti untuk titik kedua nanti, akan kami wartakan dari dua atau satu hari sebelumnya.” tambah Sek Rolli.
Aksi nyata lewat donor darah Pokja PWI bersama PMI Manado ini menjadi bukti otentik bahwa kolaborasi pers dan lembaga kemanusiaan mampu menghadirkan secercah harapan bagi kehidupan sesama.
