Dengan analisis ilmu administrasi publik mereka, Pemprov akan bisa menemukan formula tahapan sosialisasi dan keterlibatan masyarakat dalam implementasi bagus seperti jalur Manado-Toraja ini.
Sehingga, tak ada keterkejutan berkepanjangan di masyarakat.
Selama hampir 10 tahun mendampingi pariwisata, sektor ini adalah bidang kerja (harusnya) asyik. Penuh banyak kawan. Bekerja enjoy. Bukanlah kerjaan melihat sesuatu dengan telinga tapi dengan mata penuh cinta. Bukan dengan intrik membawa fitnah tapi cerita bikin sulut jadi sejahtera. Karenanya tetaplah semangat bangun pariwisata, meski lelah tapi jangan capek karena rakyat rindu kerja kita.
Sejak, vakum, Tak lagi aktif, bertugas sebagai Staf Khusus Gubernur Sulut bidang pariwisata, mulai 1 maret 2025, saya mulai fokus menekuni bisnis sendiri. Kebanyakan bidang pariwisata: menjadi advisor pariwisata di beberapa daerah di luar Sulut dan sejumlah perusahan investasi asing yang sedang invest di indonesia timur. Juga mendampingi marketing sebuah bank daerah potensial di Sulut.
Dalam bisnis baru ini, komunikasi saya kian intens dengan para kawan pelaku pariwisata nasional dan mancanegara ini.
Insya Allah, akhir Juli ini, saya akan ikut menjual paket wisata Manado, Raja Ampat, Banggai dan Toraja ini, di sebuah pameran wisata internasional sebuah negara Asia Timur. Saya menjuluki paket ini “Manado Raja BaTo” (Raja Ampat Banggai Toraja).
Finally, maju terus pariwisata Indonesia, pariwisata Sulut.
Go ahead Pak Yulius Selvanus dan Pak Victor Mailangkay serta jajaran. Teruslah berinovasi untuk rakyat semua.
Amin.
Semoga demikian.
M Dino Gobel
