Berita Utama

Penerbangan Toraja-Manado: Sulut Bisa Panen Puluhan Miliar

Luar biasa bagi saya keputusan berani yang diambil Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay dan jajaran Pemprov Sulut dengan membuka Toraja. Artinya ini semakin mengkreasikan kian banyak turis asing ke Sulut. Tak hanya dari Bali, Raja Ampat atau Banggai.

Dampak lain dari langkah Yulius Selvanus-Victor Mailangkay ini?

Semalam dalam dinner saya di jakarta. 2 kabar bagus terbetik. Semoga terwujud.

ADVERTISEMENT

Sebuah maskapai asing dari Korsel sudah mengkonfirmasi akan terbangi Manado dari Incheon Seoul Korsel.

“Kami akan terbangi Seoul Manado. Reguler. Not charter. Seminggilu 3 x mulai September 2025 ini” kata Mr Kim Jai Ho, owner Likupang Paradise.

Semalam dia kabari via whatsapp dari rumahnya di Bussan Korsel.

Kabar baik lain? Trans Nusa Air, dengan penerbangan charter, sudah memastikan akan terbangi Taipei Manado via Kaohsiung, Taiwan, kabar bagus dari kawan agent Taiwan di Taipei semalam ke saya.

Saya percaya, dua jalur baru di Asia Timur ke Manado ini, bagian dari efek domino dibukanya Toraja. Sebab, untuk survive dan maju sebagai destinasi pariwisata unggulan di tepi Pasifik, persaingan ketat sedang dan akan dialami Sulut. Ada Vietnam. Singapore. Malaysia. Terakhir? Thailand yang gila gilaan dengan kebijakan bebas visanya.

Sebab itu, Sulut harus berani berkreasi. Sulut harus jualan tak melulu paket lokalnya. Tapi harus lebih variatif dengan menggandeng cantiknya Painemo dan Arborek di Raja Ampat, Paisupok dan Pulo Dua di Banggai.

Kini, ada unik nya Kete Kesu dan Londa yang digilai banyak eropa di Toraja.

Dalam konteks inilah, Sulut kian kokoh menancapkan brand nya sebagai International Tourism and Investmen Hub Indonesia di Pasifik. Utara Indonesia.

Dalam konteks inilah, keputusan Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor, dengan membuka Manado-Toraja sudah tepat. Kebuntuan memburu masive tourism yang saya urai di atas, insya Allah bisa terwujud cepat. Sebelum kue turis asing diembat habis provinsi lain bahkan negara ASEAN lainnya.

Meski demikian, sebagai usulan saya, kedepan, ketika ada gebrakan bagus seperti membuka jalur Toraja ini, libatkanlah para akademisi kompeten di bidangnya dalam tahapan implementasi kebijakan publik. Sekali sekali, Bappeda Sulut dan Dispar Sulut, mulai berani merekrut.

Ayo, libatkanlah pakar pakar doktor analisis implementasi kebijakan publik yang lebih fresh dan relevan dari Universitas Negeri Manado. Seperti DR Fitri Mamonto (isteri tercinta wartawan senior Manado Post Hairil Paputungan), DR Goinpeace Tumbel MAP, dan lainnya.

Dengan analisis ilmu administrasi publik mereka, Pemprov akan bisa menemukan formula tahapan sosialisasi dan keterlibatan masyarakat dalam implementasi bagus seperti jalur Manado-Toraja ini.

Sehingga, tak ada keterkejutan berkepanjangan di masyarakat.

Selama hampir 10 tahun mendampingi pariwisata, sektor ini adalah bidang kerja (harusnya) asyik. Penuh banyak kawan. Bekerja enjoy. Bukanlah kerjaan melihat sesuatu dengan telinga tapi dengan mata penuh cinta. Bukan dengan intrik membawa fitnah tapi cerita bikin sulut jadi sejahtera. Karenanya tetaplah semangat bangun pariwisata, meski lelah tapi jangan capek karena rakyat rindu kerja kita.

Sejak, vakum, Tak lagi aktif, bertugas sebagai Staf Khusus Gubernur Sulut bidang pariwisata, mulai 1 maret 2025, saya mulai fokus menekuni bisnis sendiri. Kebanyakan bidang pariwisata: menjadi advisor pariwisata di beberapa daerah di luar Sulut dan sejumlah perusahan investasi asing yang sedang invest di indonesia timur. Juga mendampingi marketing sebuah bank daerah potensial di Sulut.

Dalam bisnis baru ini, komunikasi saya kian intens dengan para kawan pelaku pariwisata nasional dan mancanegara ini.

Insya Allah, akhir Juli ini, saya akan ikut menjual paket wisata Manado, Raja Ampat, Banggai dan Toraja ini, di sebuah pameran wisata internasional sebuah negara Asia Timur. Saya menjuluki paket ini “Manado Raja BaTo” (Raja Ampat Banggai Toraja).

Finally, maju terus pariwisata Indonesia, pariwisata Sulut.

Go ahead Pak Yulius Selvanus dan Pak Victor Mailangkay serta jajaran. Teruslah berinovasi untuk rakyat semua.

Amin.

Semoga demikian.

M Dino Gobel