
Manado – Sejumlah tokoh pemuda Muslim mengecam sikap kurang bertoleransi dari Ketua KNPI Sulut, Jackson Kumaat.
Apa pasal? Jacko sapaan akrab Jackson Kumaat, awalnya dalam pertemuan dengan seluruh pengurus sudah menjadwalkan akan menggelar safari Idul Fitri ke pengurus yang beragama Islam. Tapi kenyataannya safari tidak digelar.
“Ada pleno yang memutuskan akan digelar safari Idul Fitri, namun hasil pleno tersebut diindahkan,” kecam salah satu pemuda muslim yang merahasiakan namanya.
Padahal, sejumlah pengurus berharap kehadiran dirinya untuk Lebaran bersama-sama sebagai bentuk kebersamaan di momen Idul Fitri.
Menariknya, Informasi yang diterima BeritaManado.com, Jacko sehari sebelum hari raya Idul Fitri masih berada di Kota Manado. Namun tak tahu kenapa pada malam harinya, staf ahli gubernur ini langsung bertolak ke Jakarta.
Sampai berita ini ditulis, Jacko belum berhasil dikonfirmasi soal ketidakhadirannya dalam safari bersama pengurus KNPI Sulut.(jkf/aha)

..
…RUPA ANAK KACILI JO NGONI …!!
.
..MUSTI ADA SAFARI IDUL FITRI SO ! ..BARU TOLERANSI ITU ADA ??
.
..TALALU LEBAY NGONI :(
Sagala rupa jo….nda war-war ngoni….
bro, jangan melakukan kecaman terhadap pribadi dengan membawa ormas/okp/tokoh islam karena sedikit banyak itu membuat semua terlibat. tidak pernah kami dilatih secara etika terlebih agama untuk memelas kunjungan seorang atau lebih pada tamu tidak lain kehendak dari tamu itu sendiri. pembaca yang budiman, saya sadar anda tidak akan melihat “Tokoh Pemuda Muslim” hanya sekedar “Tokoh Pemudah” meski proses dalam meraih ketokohannya masih harus diperbincangkan. salam.