
Penulis: Jhonli Kaletuang I Sitaro
Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai kalangan, termasuk di lingkungan pemerintahan daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, menyatakan keyakinannya bahwa Tim Nasional Brasil mampu mengangkat trofi juara pada ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Saat ditemui pada Rabu (17/6/2026), Heronimus mengatakan dirinya masih menaruh kepercayaan besar kepada tim berjuluk Selecao untuk tampil sebagai yang terbaik hingga akhir turnamen.
“Saya percaya Brasil memiliki peluang besar dan akan keluar sebagai juara Piala Dunia 2026,” ungkapnya.
Menurut Heronimus, Piala Dunia tidak hanya menjadi arena persaingan antarnegara dalam olahraga, tetapi juga momentum yang menghadirkan semangat persatuan, persahabatan, dan sportivitas di tingkat global.
Meski antusias mengikuti perkembangan pertandingan, ia mengingatkan masyarakat, terutama Aparatur Sipil Negara (ASN), agar tidak membiarkan euforia sepak bola mengganggu kewajiban sebagai pelayan masyarakat.
Ia menilai banyak pelajaran berharga yang dapat diambil dari olahraga sepak bola.
Semangat kerja sama, disiplin, konsistensi, dan perjuangan untuk mencapai tujuan merupakan nilai-nilai yang relevan diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Sepak bola mengajarkan pentingnya kekompakan, kerja keras, dan kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Heronimus menegaskan bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro wajib menjaga profesionalisme, mematuhi aturan kerja, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Ia berharap kemeriahan Piala Dunia justru dapat menjadi pemacu semangat dan produktivitas, bukan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja maupun pelayanan kepada warga.
“Jangan sampai perhatian terhadap Piala Dunia membuat tugas utama terabaikan. Tetap disiplin, bekerja dengan maksimal, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa di tengah semarak pesta sepak bola dunia, tanggung jawab sebagai abdi negara harus tetap ditempatkan sebagai prioritas utama demi kepentingan masyarakat.
