
Editor: Sri Surya
Alfamidi menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menanam 1.000 pohon mangrove di Desa Sarawet, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, pada 12 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kampung Merdeka Alfamidi, yang menjadikan desa sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah plastik sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui penghijauan.
Branch Manager Alfamidi Manado, Achmad Basuki, mengatakan penanaman mangrove tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat pesisir dan keberlanjutan ekosistem pantai.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat pesisir dengan menanam 1.000 mangrove,” ujar Achmad.
Dalam pelaksanaannya, Alfamidi berkolaborasi dengan Bank Sampah Induk Likupang dan Kelompok Usaha Ekonomi Perempuan (KUEP) Sarawet.
Menurut Achmad, sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
“Upaya ini harus dilakukan secara bersama-sama karena merawat alam merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Bibit yang ditanam berasal dari genus Rhizophora atau bakau lokal yang banyak ditemukan di kawasan pesisir Likupang.
Mangrove memiliki peran penting dalam mencegah abrasi pantai, menjadi habitat berbagai biota laut dan burung, serta mendukung keseimbangan ekosistem pesisir.
Selain manfaat ekologis, keberadaan mangrove juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan kawasan wisata dan pemanfaatan sumber daya pesisir yang berkelanjutan.
Mangrove juga berkontribusi dalam menghasilkan oksigen dan menyerap karbon yang membantu menjaga kualitas lingkungan.
Penanggung Jawab Bank Sampah Induk Likupang, Yudith Rondonuwu, mengapresiasi konsistensi Alfamidi dalam menjalankan berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.
“Kami sangat beruntung bermitra dengan Alfamidi yang terus berkomitmen menjalankan program berbasis lingkungan,” ujarnya.
Yudith menambahkan, mangrove yang telah ditanam tidak akan dibiarkan begitu saja. Bersama komunitas lingkungan setempat, pihaknya akan melakukan pemantauan dan perawatan secara berkala untuk memastikan seluruh bibit dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir. (***)
