
BeritaManado.com — Cahaya matahari Bali mulai meredup di langit Sanur, Sabtu (11/10/2025).
Di tengah suasana hangat penuh semangat kolaborasi, satu nama dari Sulawesi Utara kembali bergema di panggung nasional — Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam ajang Wonderful Indonesian Regencies Impact Award 2025, Minahasa Utara dinobatkan sebagai penerima “Indonesia Prosperity Regency Award 2025”.
Sebuah penghargaan yang bukan sekadar simbol prestasi, tetapi penanda perjalanan panjang menuju pembangunan pariwisata yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Penghargaan bergengsi yang diserahkan di Maya Sanur Resort, Bali, itu diterima oleh Sekretaris Daerah Novly Wowiling, mewakili Bupati Joune Ganda — sosok yang dikenal berkomitmen menjadikan pariwisata sebagai motor kesejahteraan rakyat.

“Ini hasil kerja bersama, dan bukti bahwa Minahasa Utara mampu menghadirkan keindahan yang memberi manfaat,” ujar Novly Wowiling usai menerima penghargaan.
Beberapa tahun terakhir, nama Likupang kian dikenal luas.
Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) sekaligus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), wilayah ini menjadi episentrum perubahan ekonomi di Minahasa Utara.

Investasi mencapai Rp509 miliar, serapan tenaga kerja lebih dari 800 orang, dan peningkatan kunjungan wisatawan domestik hingga 96,21% pada 2024.
Semua itu menunjukkan arah baru pembangunan yang nyata.
Lebih dari sekadar tempat wisata, Likupang kini menjadi laboratorium hidup bagi pariwisata hijau dan inklusif di Indonesia Timur.
Keindahan pantai Pulisan, kehangatan masyarakat lokal, dan program eco-community tourism menjadi perpaduan yang memberi identitas kuat bagi daerah ini.
Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, penghargaan ini bukan garis akhir.
Masih banyak pekerjaan rumah yang disadari: pemerataan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, hingga digitalisasi promosi wisata berbasis kecerdasan buatan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, arah pembangunan ditata dengan pendekatan pentahelix collaboration — sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media.
Semua pihak diajak berperan, bukan sekadar menjadi penonton.
Langkah ini mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan data BPS 2025, sektor akomodasi dan makan-minum tumbuh 7,9%, sementara Disnaker Minut mencatat 3.240 tenaga kerja baru di sektor pariwisata.
Kontribusi pajak hotel dan restoran pun meningkat 12,4% dibanding tahun sebelumnya.
