Politik dan Pemerintahan

Pelatihan Pengawasan Pilkada oleh Bawaslu: Media Perlu Memberikan Analisa

Bawaslu

Pelatihan pengawasan Pilkada menghadirkan ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda dan pimpinan Bawaslu RI Nasrullah

Manado – Bawaslu menilai media masa sebagai pilar ke-4 perlu mendapatkan pelatihan pengawasan Pilkada serentak. Media bagi Bawaslu adalah mitra menjadikan Pilkada berkualitas.

Pimpinan Bawaslu Sulut, Johny Suak pada sambutan pembukaan pelatihan pengawasan Pemilu partisipatif bagi media masa dalam rangka Pilkada serentak 9 Desember 2015, di Hotel Swissbell, Jumat (14/8/2015) malam, mengatakan, Pilkada
berkualitas tidak hanya beban penyelenggara tapi juga membutuhkan peran besar media.

“Perlu kesepahaman kita, mengajak kepada media tidak hanya berita informatif, kedepan juga analisa yang bisa ditangkap stake holder Pemilu,” ujar Johny Suak.

Lanjutnya, jurnalis memiliki etika pemberitaan. Berharap media memberikan pembelajaran Pemilu berkualitas. Tema ini diadopsi dari Bawaslu RI menjelang Pileg lalu.

“Digaungkan kembali menjelang Pilkada serentak. Struktur kita sangat sedikit sehingga peran media sangat dibutuhkan melalui fungsi pengawasan Pemilu partisipatif.

Bermitra dengan media massa kami ingin analisa mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran Pemilu. Semakin banyak orang memahami pelaksanaan Pilkada maka Pilkada akan berkualitas,” terang Suak pada pelatihan yang dihadiri pimpinan Bawaslu pusat, Nasrullah SH. (jerrypalohoon)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara