“Kami siapkan tempat dan fasilitas. Siapa pun yang ingin berdagang kami terbuka, asalkan mengikuti aturan. Kalau tidak menaati aturan, tentu ada sanksi sesuai perjanjian, mulai dari surat peringatan hingga penyegelan lapak yang kemudian dapat diberikan kepada pedagang lain yang bersedia mematuhi aturan,” ungkapnya.
Hasil pendataan terbaru juga menemukan 51 pedagang yang masih berjualan di luar area hanggar.
Seluruhnya akan dipindahkan ke dalam karena kapasitas hanggar dinilai masih mencukupi.
“Kapasitas hanggar masih mendukung. Kalau ditata dengan baik, lebih dari 300 pedagang bisa ditampung di dalam hanggar,” pungkas Lucky.
