
Penulis: Sri Surya | Manado
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manado mulai melakukan penataan ulang area penjualan ikan di Pasar Bersehati.
Penataan dilakukan dengan menertibkan cool box yang menutupi lapak, saluran drainase, dan akses jalan di dalam hanggar agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih tertib, bersih, dan nyaman.
Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, mengatakan kondisi hanggar ikan saat ini sudah tidak lagi sesuai dengan fungsi awal.
Banyak cool box digunakan sebagai tempat penyimpanan sehingga mengurangi ruang berjualan dan mendorong pedagang berjualan di luar hanggar.
“Awalnya hanggar ikan ini ditata dengan baik dan semua pedagang berjualan di dalam. Namun sekarang penuh dengan cool box, bahkan dijadikan tempat penampungan. Akibatnya pedagang memilih berjualan di luar,” ujar Lucky, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi hanggar ikan sekaligus mempermudah proses pembersihan pasar.
“Drainase sudah tidak bisa dibersihkan karena tertutup cool box. Karena itu kami tertibkan agar kebersihan terjamin, jalur menjadi terbuka, dan pembeli maupun pedagang bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” katanya.
Lucky menegaskan penataan tersebut bukan kebijakan baru. Sejak awal, area hanggar telah dibagi sesuai lapak yang disediakan bagi pedagang ikan.
Berdasarkan data Perumda Pasar Manado, terdapat 196 pemilik lapak aktif yang terdaftar secara resmi.
“Ada yang menyebut jumlah pedagang mencapai 400 orang. Kami minta nama-namanya untuk diverifikasi supaya semua benar-benar terdata dan bisa terlayani,” ujarnya.
Ia menegaskan, penataan bukan untuk membatasi ruang usaha pedagang, melainkan menciptakan pasar yang lebih tertib.
“Kami tidak punya tujuan lain selain menjadikan pasar ini bersih dan nyaman. Bukan memenjarakan pedagang, tetapi supaya semua tertib,” tegasnya.

Lucky juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di dalam hanggar setelah penataan selesai, sehingga fungsi area parkir dan lokasi berjualan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Kalau area di dalam sudah bersih, kami berharap masyarakat masuk berbelanja ke dalam. Jangan lagi berbelanja di jalan karena itu merupakan area parkir. Jadi masing-masing fungsi harus dikembalikan, parkiran untuk parkir dan lapak untuk berjualan,” katanya.
Dalam penertiban tersebut, Perumda Pasar mengangkat sejumlah cool box yang menghalangi akses jalan, menutupi lapak, serta menutup saluran drainase.
“Iya, cool box yang diangkat itu banyak menghalangi jalan, menutupi lapak dan drainase. Semua itu kami tertibkan,” jelas Lucky.
Terkait pedagang yang belum menempati lapak resmi, Perumda Pasar memastikan tetap membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin berdagang selama mematuhi aturan yang berlaku.
