Berita Utama

Paruntu-Tandayu, Rujuk di ‘Tengah Ombak’

Paruntu-Tandayu, Rujuk di 'Tengah Ombak'

Linangan Air Mata Hiasi Aula Waleta

AMURANG –Semua warga Minahasa Selatan (Minsel) tahu kalau bupati Christiany Eugenia Paruntu dan wakil bupati Drs Sonny Frans Tandayu menjadi buah bibir dalam kepemimpinan mereka. Bahkan, sejak Januari 2011 yang adalah awal dari perseteruan terjadi diantara keduanya. Tak pelak, sejak saat itu pula, keduanya sangat sulit dipertemukan.

Namun, Senin (3/10) saat dilaksanakan ibadah awal tahun bulan Oktober 2011 di Aula Waleta Kantor Bupati. Usai pembacaan Alkitab dan Renungan yang disampaikan Pdt Ir Jimmy Hendrik Tampi. Dalam hotbahnya, Pdt Tampi sedikit mengatakan tentang hubungan dua insan. Bahkan, baik bupati Tetty maupun wabup Sonny merasa kalau hal ini mengenai mereka.

Menariknya, usai pesan Firman Tuhan, salah satu hamba Tuhan dari Desa Tokin memberi kesaksian dengan menyebut persatuan antara PT Sumber Energi Jaya (SEJ) dengan jemaat GPdI Tokin. Namun demikian, rupanya ini bagian dari rencana Tuhan untuk mempersatukan Bupati dan Wakil Bupati yang sejak Januari lalu terjadi masalah hubungan.

Dan ternyata, melalui lagu ‘Ditengah Ombak’ keduanya (Bupati Tetty Paruntu dan Wakil Bupati Sonny F Tandayu) didaulat membawakan lagu dimaksud. Puji Tuhan, keduanya dapat membawakan lagu tersebut dengan baik. Tak hanya itu saja, dari isi lagu diatas menyatakan keduanya harus bersatu kembali. Walau diatas ombak sekalipun.

Usai lagi dinyanyikan, Pdt Ir Jimmy H Tampi langsung berdiri diatas dan membawakan doa. Dalam doa, hamba Tuhan Tampi meminta baik Paruntu-Tandayu harus bersatu. Keduanya langsung didoakan.

Dari amatan wartawan media ini, Bupati Tetty dan Wabup Sonny akhirnya  bersatu kembali. Menariknya, ratusan PNS dan pejabat yang ada ikut berlinang air mata saat keduanya bersatu. Tak sedikit, PNS dan wartawan pun ikut memerah mata karena mengeluarkan air mata. Sama halnya dengan jantung para PNS dan sebagian warga ikut berdetak. Ini pertanda, sudahkah jalan keluar ini selesai.

”Harapan kami, bahwa bupati dan wakil bupati jangan hanya saat ini saja. Tetapi, keharmonisan dan kerukunan tak hanya hari ini saja. Melainkan, sampai berakhir masa kepemimpinan PANTAS, periode 2010-2015. Ini harapan mulia yang Tuhan berikan kepada pemimpin masa depan Minsel,” ujar Plt Kabag Adm Keuangan Adi Tumbuan, SPd.

Lain lagi kata, Kepala Inspektorat Minsel Denny Kaligis, SH bahwa pertemuan atau rujuknya kedua tokoh Minsel ini harus berjalan terus. Jangan hanya hari ini saja. Tetapi, harus berlangsung terus dan seterusnya. ”Puji Tuhan, semua adalah anugerahNya. Sehingga pertemuan diatas bisa langgeng sama dengan suami-istri,” kata Kaligis.

Senada kata ketua Perjur Minsel, Dolvie Mangindaan SS, bahwa pertemuan ini sangat baik adanya. Sebab, Tuhan sudah memberi jalan yang terindah antara keduanya. ”Tuhan kita sangat baik, maka kita harus syukuri apa yang ada saat ini. Ini juga merupakan moment paling baik. Puji Tuhan, ini nubuatan Allah kita yaitu Yesus Kristus,” ungkap Mangindaan yang dibenarkan Alon Rumagit dan Verna Dotulong, Sanly Lendongan dan Hanny Pantow.

Usai acara, Wakil Bupati Sonny F Tandayu menyebut, ini sudah selesai. ”Apa saja yang telah terjadi diantara kita berdua (bupati, red) semuanya sudah selesai. Semua campur tangan Tuhan. Sehingga kami kini menjadi satu lagi. Makanya, tak usah lagi diperbesar,” ucap Wabup Tandayu.

Senada dikatakan Bupati Tetty Paruntu, bahwa antara mereka tak ada masalah lagi. ”Tak usah lebih diperbesar lagi. Sekali lagi diantara kami sudah tak memiliki masalah. Mari kita jalani pemerintahan ini dengan baik. Anda kan lihat, bagaimana hubungan mesra ini dijalani. Saya minta doa dan dukungan rakyat Minsel. Sebab, kita akan bangun bersama Minsel kedepan,” pungkas Bupati Tetty Paruntu. (ape)

 

14 tanggapan untuk “Paruntu-Tandayu, Rujuk di ‘Tengah Ombak’”

  1. Hahahahahaaa, mampu so mo ba calon brikut? Boleh mar tety musti sadia doi banyak-banyak. Tetty so salah ba langkah di awal, mengacaukan pemerintahan meremehkan pendukung menyakiti hati rakyat minsel. Sapa tu suka mo jadi wakil berikut musti ba pikir 100 kali, jangan cuma dimanfaatkan sperti yang dialami wakil skarang, serta so jadi tetty bale akang blakang.

  2. hahaha.. dr pengurus GMIM noh dia. ibu tetty yg blg sndiri kcuali ibu tetty berubah pikiran, tau jo ini politik. mar kage ngna sto ini. haha..

  3. so terlambat sayang, ibu bupati so terpincut dengan wakil bupati yg baru d periode kedua. hahaha…

  4. Hahahahaha aceng, yg penting doi maso, kalo mo perkirakan yah perkirakan jo ibu pe lobi-lobi lewat bung oL*y di banggar, dapa lia ibu pe foto di koran tuhari dengan o*Ly, so tau to depe tarif brp?
    Mar torang berpikir positif jo, ibu so berusaha, kalo pun gagal itu biasa, sama dengn tu kapal perikanan 2 biji akhirnya dibatalkan pusat.

  5. iyo kang, lobi2 dana itu brapa da bayar supaya itu lobi2 lolos????? deng brapa CEP dapa dari dana itu buat pribadi?????
    Kalo itu CEP memang konsen soal kesejahtraan rakyat (mana lei CEP khan so trima ongkos2 BBM Mdo-Amurang, so dapa oto mobnas baru, deng laeng) maka itu APBD 2012 so musti kase lebe besar dana2 buat hal2 yang menyentuh masyarakat luas secara langsung, kalo bisa 60-75 % itu APBD buat kepentingan rakyat banyak. Potong2 samua itu SPPD, makang-minum, pesta2, dll.

  6. Sekarang bukang persoalan sapa tu pantas n ndak pantas. Itu persoalan 4 taon depan pilkada ulang
    Skrg persoalannya bgmn torang dukung pa bupati n wabup menjalankan pemerintahannya. Kong tu pejabat-pejabat sadar jo, jangan cuma lantaran mo cari muka pa bupati kong cungkel-cungkel pa wabup, kase info sorga talinga pa bupati, kalo bagini trus mo capat stres ni bupati hari-hari trima laporan ndak butul beking saki kapala.
    For Ibu Bupati tolong benahi dulu ni SKPD-SKPD, Ibu memang berhasil lobi dana sana-sini mar tu pejabat-pejabat kasiang dapa lia so ja ba antri di Polres (Satpol,Kehutanan,dll) lantaran dorang kerja seenak perutnya ndak ada pengawasan sama sekali. Ibu kaluar daerah trus, sekda cuma ba tampal pa ibu trus, wabup so nimbole kerja apa-apa krn so ada perbup, akhirnya pengawasan terbengkalai. Apa guna doi banyak bu, kalo akhirnya penjara samua?

  7. kalo itu masyarakat dan infrastruktur pembangunan dalam 2 taong ini nyandak ada perubahan, maka kita stuju noh deng Nona Tangka, CEP nyandak layak jadi Bupati. itu cuma cara CEP buat memperkaya diri sandiri dan mendapatkan fasilitas2 pejabat negara.

  8. Doakan jo tu pejabat-pejabat tukang babise pa bupati supaya dapa panyaki bisu so dorang tu jebak-jebak atasan, kase-kase info menyesatkan pa bupati, dorong-dorong bupati beking keputusan yang melanggar aturan

  9. Yang pantas dang jadi Bupati Nona Tangka …. hohoho apa kata dunia? Ikut bersyukur kalu Tety Paruntu and ST Tandayu so Damai ….. Maju terus bangun Minsel tercinta

  10. yang penting itu CEP so bilang bahwa itu dorang so nyandak ada masalah, tapi kalo kenyataannya laeng di hari2 mendatang, maka itu CEP pe dosa2 di hadapan Tuhan.
    kita pikir ST Tandayu itu orang low-profile, bagus itu tapi tetap noh ada pengawasan di depe pemerintahan dan itu dia pe tugas.

  11. Tetty kerja dgn profesional dong,sifat arongannya yg dl ditinggalkan,jgn membawa sifat lama kedalam pemerintahan,ini tanggung jawab terhadap masyarakat,jgn kata hati sndr yg diikuti!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara