
Tahuna— Heboh di media sosial BBM dan Facebook oknum polisi yang bertugas di Polres Sangihe menghina daerah Kepulauan Sangihe yang notabene tempat dia bekerja.
Pasalnya, pesan penghinaan muncul dari status Facebook Arafat Prahasto yang kemudian beredar di media sosial yang bertuliskan,
”Rencana pulang Manado tidak jadi karena masuk sprin pengamanan festival Sangihe. Tidak ada yang dapat dibanggakan dengan ini pulau. Kong stel mo beking festival,” demikian isi status penghinaan tersebut dalam media sosial.
Sontak hal ini menjadi perbincangan masyarakat Sangihe dan mendapatkan bermacam-macam komen dan kecaman dari warga Sangihe dalam Facebook yang meminta oknum tersebut angkat kaki dari Sangihe.
”Kalau sudah tidak mau lagi tinggal dan bekerja di Sangihe, bilang saja sama pimpinan. Jangan menghina daerah,” kata Jusak Salamate dalam akun facebooknya.
“Polisi harus jadi teladan jangan jadi provokator dengan menghina daerah,” tambahnya.
“Sebagai putra daerah kami bangga tinggal di Sangihe dan kami tidak terima penghinaan yang dilakukan oknum polisi tersebut. Kami minta oknum tersebut dipecat dan diberikan sangsi yang tegas,” ujar ady dalam akun facebooknya.
Sementara itu,Kapolres Sangihe AKBP Sumitro melalui Wakapolres Kompol Iwan Permadi mengatakan, pihaknya sudah memanggil oknum polisi tersebut, sekarang sudah diperiksa di Propam.
“Kita tinggal lihat pasal yang cocok untuk kasus ini. Kami juga atas nama Polres Sangihe meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Kami mengharapkan masyarakat tidak terprovokasi dengan masalah ini, biarkan semua diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”tutup Permadi. (gun)

Sombong skali to polisi asal2 malontok ngana,qyp ngana p kmpng s bgs so?jngn jd provokator nt sob.
Sebagai pengayom masyarakat haruslah berpikir lebih jernih dan positif dalam setiap perkataan maupun perbuatan, hingga bisa menjadi contoh yg baik bagi masyarakat.
Semoga dalam masalah ini, bisa menjadi pelajaran penting untuk kita semua dalam menggunakan fungsi media sosial.
“Somahe Kai Kehage”
Sebagai orang Sangihe, yang lahir dan dibesarkan di Sangihe, maka saya pun tidak ingin sama sekali Daerah saya dihina oleh oknum yang seharusnya menjadi teladan ditengah masyarakat.
saya sangat berharap oknum tersebut ditindak sesuai dengan aturan yang belaku…
pihak kepolisian juga harus transparan dalam menindaki oknum tersebut.
kepulauan Sangihe sangat dibanggakan oleh kami sebagai tau Sangihe…
Sangihe ikekendage sarang papateku…