Manado – Masyarakat perbatasan di wilayah Sangihe dan Talaud membutuhkan sarana transportasi dan telekomunikasi untuk mempercepat perekonomian. Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Pengelolah Wilayah Perbatasan Provinsi Sulut, B Mononutu kepada komisi 4 DPRD Sulut, Jumat (21/9) sore.
“Prioritas untuk tahun anggaran 2013 di wilayah perbatasan adalah transportasi laut yakni kapal serta alat telekomunikasi. Dua ini sangat mendesak diadakan disana,” tutur Mononutu saat rapat pembahasan APBDP 2012 yang dipimpin ketua komisi 1 Deprov Jhon Dumais.
Tambah Mononutu, wilayah perbatasan di Kabupaten Sangihe dan Talaud terdiri dari 11 pulau terluar, yakni 8 pulau berpenghuni, serta 3 tidak berpenghuni. Sejauh ini menurut Mononutu alat komunikasi berupa hall band hanya terdapat di Pulau Miangas dan Marore.
“Kedepan 6 pulau lain yang berpenghuni harus memiliki alat ini. Fungsinya nanti akan sangat bermanfaat bagi masyarakat disana,” tukas mantan Kabag Humas Pemprov Sulut ini. (Jerry)
