Agama dan Pendidikan

Memaknai Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia

Pemerintah sedang menggalakkan program Moderasi Hidup Beragama, apalagi Indonesia mempunyai umat Muslim terbanyak di dunia dibandingkan penganut-penganut agama-agama lain.

Misalnya dalam pelbagai pertemuan internasional, terutama yang diadakan dalam kerja sama antara Indonesia dan Vatikan, topik ini biasanya menjadi pokok bahasan.

Gereja Indonesia adalah Gereja yang hidup, terus bertumbuh dan umat dapat menjalankan hidup keagamaannya dengan bebas.

Gereja Indonesia juga menjadi pengirim atau pengutus misionaris ke luar negeri.

Ada ribuan misionaris Indonesia yang bertugas di luar Indonesia.

Mereka diutus bukan hanya untuk membina iman umat tetapi juga untuk misi kemanusiaan yakni meningkatkan harkat dan martabat warga yang dilayani melalui karya-karya social dan sebagainya.

Ada pesan yang ingin disampaikan Paus Fransiskus kepada umat Katolik Indonesia dalam pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo

“Saya kira pesan kuat yang ingin Paus sampaikan adalah rasa terima kasih atas nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan atas terciptanya kerukunan dan toleransi ini dan dialog antar iman. Juga agar Indonesia melalui para pemimpinnya untuk terus memupuk, memelihara, melindungi nilai-nilai luhur itu. Selalu ada saja bahaya atau ancaman terhadap nilai-nilai itu. Sayang kalau Indonesia terpecah-pecah hanya karena perbedaan-perbedaan yang diangkat ke permukaan,” jelas Pastor Johanis Mangkey MSC..

Selanjutnya ada juga pesan agar umat Katolik di Indonesia dapat dengan lapang hidup nyaman, hak-hak dan martabatnya terlindungi.

Soal peran Indonesia selama membangun hubungan baik dengan Vatik yang sudah terjalin lama sejak Vatikan mengakui eksistensi Indonesia sebagai negara berdaulat pada 6 Juli 1947.

Vatikan tercatat menjadi negara Eropa pertama yang mengakui kemerdakaan Republik Indonesia.

Pengakuan tersebut ditandai dengan didirikannya Apostolic Delegate yang kini adalah Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta. 

Hubungan baik ini perlu dirawat, dijaga, dipererat dan ditingkatkan terus.

Indonesia memberikan contoh suatu negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia tetapi toleran, dapat menerima eksistensi agama-agama lain dengan mengakui kebebasan beragama.

Indonesia juga mau menyatakan bahwa nilai-nilai seperti kemanusiaan, persaudaraan dan perdamaian yang perlu diperjuangkan bersama.

Kerja sama penting bisa dijalin lebih erat lagi khususnya yang menyangkut umat Katolik dengan kehadiran Paus di Indonesia antara lain dalam dialog antara iman/agama, perlu saling menghormati, menghargai.

Kerja sama antar budaya emlalui upaya memperkenalkan Indonesia melalui keragaman budaya.

Kerja sama karya-karya kemanusiaan seperti pendidikan, kesehatan, social tercermin pada Kongregasi-kongregasi para biarawan-biarawati terlibat dalam karya pendidikan (sekolah-sekolah dasar sampai perguruan tinggi).

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara