Berita Utama

Kumaat tak Mau Disebut Kutu Loncat

Teddy Kumaat di Kantor DPRD Sulut, Kamis siang (foto beritamanado)
Teddy Kumaat di Kantor DPRD Sulut, Selasa siang (foto beritamanado)

Manado – Maju sebagai calon anggota DPRD Sulut menggunakan kendaraan PDI Perjuangan, Teddy Kumaat enggan disebut kutu loncat. Pasalnya, saat ini Kumaat tercatat sebagai legislator Sulut dari Partai Gerindra. Ditegaskannya, selama ini dirinya tidak pernah bermasalah di Partai Gerindra.

“Artinya tidak semua yang pindah partai itu sebagai kutu loncat. Kutu loncat itu berarti merugikan organisasi lama kemudian pindah. Secara pribadi saya tidak bermasalah dengan partai lama bahkan tidak pernah mendapatkan teguran,” ujar Kumaat di DPRD Sulut, Selasa (23/4).

Kumaat beralasan kepindahannya ke PDI-Perjuangan untuk mewujudkan misi membangun daerah sesuai idealisme yang dimiliki.

“Ada hal-hal prinsip, ada idealisme keinginan yang ingin saya wujudkan di masyarakat yang saya rasa dapat saya dapatkan di partai yang baru. Apalagi PDIP itu adalah partai saya dulu ketika saya menjadi anggota dewan maupun wakil walikota Manado,” tukas Kumaat.

Diketahui, pada Daftar Calon Sementara (DCS) yang didaftarkan PDI-Perjuangan ke KPU Sulut, Senin kemarin, Kumaat berada di nomor urut 4 calon anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Manado. (Jerry)

4 tanggapan untuk “Kumaat tak Mau Disebut Kutu Loncat”

  1. Tidak mau disebut Kutu Loncat, tapi ternyata sudah meloncat. Susah juga kalau yang ada dalam pikiran kedudukan/jabatan/kuasa dan uang…heheheh

  2. Kutu loncat itu terlalu kecil, lebih besar lagi bajing loncat. Pokoknya yang meloncat dengan baik.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara