Menurutnya, kegagalan bukan akhir perjalanan, melainkan kesempatan untuk belajar menuju keberhasilan.
Menutup homili, Uskup mengajak seluruh Kaum Bapak Katolik se-Keuskupan Manado kembali ke paroki masing-masing dengan semangat baru.
Pertemuan Raya KBK 2026, menurutnya, bukan sekadar melahirkan para juara perlombaan, tetapi membentuk pribadi yang semakin dewasa dalam iman, kompak dalam persaudaraan, dan siap menjadi terang bagi keluarga, Gereja, serta masyarakat.
“Marilah kita kembali ke paroki masing-masing dengan membawa sukacita Kristus. Jadilah Kaum Bapak Katolik yang berjalan bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan kasih Tuhan dalam setiap pelayanan,” pungkasnya.
Misa Penutupan turut dihadiri kontingen KBK dari berbagai paroki di wilayah Keuskupan Manado, termasuk KBK Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna.
