
Penulis: Mega Anggawirya Zas | Manado
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara (Sulut) Febry Dien, memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Manado atas keaktifan dalam membangun koordinasi dan kerja sama dengan BPMP Sulut demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Hal itu disampaikan Febry saat memberikan sambutan dalam kegiatan Pengumuman Hasil Seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP Kota Manado tahun ajaran 2026-2027 yang digelar di Aula Yayasan Kristen Eben Haezer Manado, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam menyukseskan berbagai program pendidikan.
“Tadi Direktur Jenderal meminta Kepala BPMP untuk mengecek sekolah yang akan dikunjungi Presiden di Miangas. Kepala satuan pendidikan di Kota Manado tidak jauh dari kementerian. Bapak-Ibu jangan merasa bahwa kegiatan pendidikan merupakan tanggung jawab sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Febry.
Ia menegaskan, pelaksanaan pendidikan tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga satuan pendidikan.
Febry juga menyoroti pelaksanaan SPMB. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam mengatur pelaksanaan SPMB sesuai ketentuan yang berlaku, sementara kementerian berperan melalui regulasi dan kebijakan umum.
“SPMB memiliki aturan melalui Permendikdasmen. Apa pun yang dilakukan daerah merupakan hak daerah. Kementerian hanya mengeluarkan surat edaran, salah satunya mengenai kuota,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan SPMB tetap berpedoman pada lima prinsip utama, yakni objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
“Saya rasa lima prinsip tersebut sejalan dengan visi Dinas Pendidikan Kota Manado dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” tutup Febry.
Intinya, diakhir Febry, tidak boleh ada anak yang tidak boleh sekolah. Jangan sampai kuota membatasi hak anak untuk sekolah.
