
MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut melalui Komisi I yang membidangi Hukum dan Pemerintahan mendesak pihak Kepolisian Daerah (Polda) sesegera mungkin menuntaskan kasus trafficking di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang melibatkan sejumlah anak perempuan berusia sekolah.
“Kami akan menyurati langsung Kapolda Sulut untuk segera mengusut tuntas dugaan kasus yang melibatkan sejumlah oknum yang seharusnya bisa memberikan teladan bagi masyarakat, bukan sebaliknya. Saya yakin Kapolda juga akan sependapat dengan kami,” ujar Ketua Komisi I, Jhon Dumais kepada beritamanado, Selasa (29/03) siang tadi.
Ia menghimbau kepada segenap masyarakat Sulut untuk dapat melakukan pembinaan kepada anak-anaknya supaya mewaspadai bahaya trafficking.
Di tempat terpisah, Sekretaris Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) Sulut, Rosiana Soselisa, mengecam para oknum yang diduga terlibat menggunakan gadis berusia sekolah seperti yang menghebohkan di Minahasa Selatan (Minsel).
“Sungguh tak berprikemanusiaan mereka itu, karena kasus tersebut ada unsur
keterlibatan oknum pejabat serta sejumlah aparat dan tokoh masyarakat. Harus di hukum seberat-beratnya mereka, kami juga mendukung penuh langkah yang diambil pengacara korban, Pak Sofyan Yosandi, jangan menyerah, maju terus,” ungkapnya.
Dari informasi yang diperoleh, sejumlah nama oknum pejabat yang diduga terlibat dalam melampiaskan hawa nafsu kepada anak di bawah umur mulai beredar di kalangan masyarakat. (is)

Seandainya memang benar ada pejabat yg terlibat dalam trafficking ,bahkan ada yg melampiaskan hawa nafsu kepada anak di bawah umur, langsung saja di pecat dan di hukum seberatnya. Karena apa yang mau di harapkan kepada pejabat seperti itu !