Agama dan Pendidikan

Kilas Balik 156 Tahun Kembalinya Iman Katolik di Keuskupan Manado

Setelah Surat Daniel Mandagi tersebut diterima dan dipelajari oleh Mgr. Vrancken, akhirnya diutuslah seorang imam Jesuit bernama Pater Johanes de Vries SJ yang tiba di Pelabuhan Kema pada 14 September 1868.

Tanggal ini dijadikan Keuskupan Manado sebagai momentum bersejarah kembalinya iman Katolik di Minahasa (Keuskupan Manado).

Setelah membaptis sejumlah orang di Kema, Pater Johanes de Vreis SJ melanjutkan perjalanannya ke tujuan utamanya untuk menemui Daniel Mandagi di Langowan dan tiba pada tanggal 18 September 1868.

Di Langowan Pater Johanes de Vreis SJ menumpang di rumanya Pendeta Schaafsma dan keesokan harinya pada 19 September 1868 dilangsungkan Misa dan dilanjutkan dengan upacara pemberian Sakramen Pembaptisan kepada Demol Mandagi.

Namun kenyataannya yang dibaptis bukan hanya satu orang saja, melainkan ada 11 orang dan hingga kini terus mengalami perkembangan.

Dalam perkembangannya, jumlah umat Katolik Keuskupan Manado kini telah mengalami peningkatan dan tersebar di Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

Memaknai momentum bersejarah ini, tanggal 1-2 September 2018 dilakukan penggalian dan pemindahan makam Daniel Mandagi dan Tentji Londah dari lahan pekuburan umum Desa Amongena I ke Desa Kawatak.

Di Desa yang tergolong 100 persen Katolik ini juga digelar perayaan syukur dalam rangka 150 tahun kembalinya iman Katolik di Minahasa yang dihadiri oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Uskup Emeritus Mgr. Joseph Suwatan MSC, puluhan imam, biarawan-biarawati dan ribuan umat Katolik Keuskupan Manado.

Selanjutnya pada 14 September 2018 digelar Misa Syukur sebagai puncak perayaan Kembalinya Iman Katolik di Amphytheater Lotta, Pineleng.

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara