
Rapat koordinasi Komisi 3 bersama Balai Jalan, Balai Sungai dan Dinas PU Sulut
Manado – Raut kecewa terpancar dari wajah Meiva Lintang, anggota Komisi 3 DPRD Sulut ketika mendengar dari Kepala Balai Sungai Sulawesi I, Djidon Watania bahwa pada tahun 2016 hanya satu paket proyek balai sungai di Nusa Utara.
“Dengan luas wilayah paling besar, apakah program Nawacita Jokowi menjadi nagacita dari balai sungai? Apakah karena populasi penduduk Nusa Utara hanya sedikit?” jelas Meiva Lintang pada rapat koordinasi Komisi 3 bersama Balai Jalan, Balai Sungai dan Dinas PU Sulut yang dipimpin Amir Liputo didampingi Ketua Komisi 3 Adriana Dondokambey, Senin (29/2/2016).
Mendengar keluhan Meiva Lintang, Kepala Balai Sungai Sulawesi I, Djidon Watania menjamin akan memperjuangkan anggaran untuk Nusa Utara melalui APBN-P 2016. Jelasnya, pemerintah akan mempercepat pembangunan bendungan Kuwil dan bendungan Lolak.
“Kami punya stok program yang banyak. Nanti di APBN-P kami prioritaskan Nusa Utara. Bendungan Kuwil-Kawangkoan urut 2 bendungan dibangun 2016. Pembangunan bendungan Lolak juga akan dipercepat,” terang Djidon. (jerrypalohoon)
