
Manado — Peristiwa kebakaran yang menimpa gedung GMIM Solagratia Kayuwatu mengejutkan warga Kelurahan Kairagi II, Kecamatan Mapanget, kota Manado dan warga yang lalu lalang di ruas jalan tersebut pada Jumat (27/9/2019) sore jelang malam tadi.
Dari informasi yang berhasil dirangkum BeritaManado.com, pada saat kejadian, ada sejumlah anggota jemaat sedang melaksanakan pemeriksaan buku di dalam ruang pastori.
Tiba-tiba, sekira pukul 17.45 wita api mulai terlihat dari atap gedung gereja sehingga membuat jemaat langsung berlari keluar meminta pertolongan sebab api begitu cepat menyebar, ditambah dengan tiupan angin yang kencang.
Jemaat dan masyarakat pun turut membantu api dengan alat seadanya, meski kata Wakil Ketua Jemaat GMIM Solagratia Meidy Lumingas, upaya tersebut tidak mampu menghentikan lajunya api.
“Begitu dapat info, jemaat langsung datang ke gereja dan berusaha memadamkan api, tapi memamg tidak sempat lagi. Apalagi kami memang panik,” kata Meidy.
Tak lama kemudian, 5 unit Damkar Pemkot Manado tiba di lokasi untuk memadamkan api, disusul 2 lainnya untuk berjaga hingga sumber api benar-benar padam.
Kerugian akibat peristiwa ini belum bisa dipastikan tapi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, meski dugaan sementara adalah korsleting, tapi hal itu belum bisa dijadikan sebagai penyebab kebakaran yang sebenarnya sebelum dilakukannya olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Malam ini TKP akan diamankan, besok baru dilaksanakan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran,” ujar Bawensel.
(srisurya)
