
Pengurus KBK Keuskupan Manado
Palu, BeritaManado.com — Ketua Umum Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado, Drs Edwin Kindangen MSi menyebutkan salah satu keputusan penting Rapat Kerja (Raker) KBK Keuskupan Manado yang berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) 12-13 Juli 2025 adalah dukungan penuh lahirnya keuskupan baru, yakni Keuskupan Sulawesi Tengah.
“Secara geografis dan potensi umat sudah sangat tepat Keuskupan Manado dimekarkan, karena itu secara bulat peserta Raker KBK Keuskupan Manado sepakat untuk memberi dukungan lahirnya Keuskupan di Sulawesi Tengah,” kata Edwin Kindangen di Palu, Senin.
Edwin mengatakan guna mendukung keuskupan yang baru maka gereja mulai mempersiapkan ketersediaan sumber daya imam ke depan, yakni dengan kehadiran seminari. Untuk itu, Raker ini setuju membantu dari sisi pendanaan untuk pembangunan KPA Seminari St Mikael Palolo, yang saat ini akan memulai operasi dengan bangunan sederhana
“Sangat diharapkan adanya gerakan bersama pengurus KBK yang ada di unit, paroki, kevikepan dan keuskupan untuk kiranya dapat mengkoordinir pengumpulan bantuan dana dari semua tingkatan KBK untuk terselesaikannya pembangunan jantung keuskupan yang baru yakni Seminari St Mikael di Palolo yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunannya oleh Yang Mulia Uskup Manado,” kata Edwin.
Keputusan lainnya, yakni melanjutkan sejumlah program sampai berakhirnya kepengurusan pada tahun 2026, diantaranya penerimaan pengurus baru KBK Kevikepan, paroki dan unit.
Kemudian ada sosialisasi dan aplikasi tata dasar KBK di semua kevikepan, workshop ketahanan pangan, pembentukan dan pelatihan Satgas tanggap bencana KBK KM, workshop seni dan budaya dirigen dan tari pasutri, konsolidasi dan sinkronisasi program kerja antar tingkatan, monitoring dan evaluasi program kerja di paroki dan unit.
Kemudian ada juga program penguatan jaringan dan kemitraan eksternal ( pemerintah dan lembaga gereja).
Yang paling dinanti yaitu pelaksanaan Konferensi dan Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado tahun 2026 bertempat di Guaan, Bolaang Mongondow Timur dengan pelaksanaan akhir Juni atau awal Juli 2026.
Pada kesempatan Raker ini, Pastor Penasehat KBK Keuskupan Manado, Pastor Abraham Xaverianus Runtu,Pr menyampaikan sejumlah arahan, diantaranya pengurus dan pengurus serta pengurus dan anggota KBK hendaknya berjalan bersama dalam setiap program serta searah dengan program Keuskupan.
Raker yang mengambil tema “Berjalan Bersama dalam Iman dan Pengharapan di Tengah Tugas dan Perutusan Gerejani” dibuka pelaksanaannya oleh Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi Sulteng, Dr Fahrudin D Yambas, SSos, MSi.
Sejumlah pembicara yang tampil dan memberi wacana, informasi dan pengetahuan baru bagi peserta terdiri utusan 65 KBK paroki, 9 pengurus KBK Kevikepan serta pengurus KBK Keuskupan Manado, yakni Asisten I Pemrov Sulteng, Dr Fahrudin D Yambas, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) Sulteng yang juga Ketua MUI daerah itu Prof Dr KH Zainal Abidin, M.Ag, Kasrem 132/Tadulako, Kolonel Inf A.T Chrishardjoko, SIP, Pastor Kristianus Ludong, Pr (Rektor Seminari KPA Palolo dan Ketua Panitia Pemekaran Keuskupan), dan Pastor Penasehat KBK Keuskupan Manado.
Acara Raker KBK di Palu ini diawali Misa dengan selebran utama Pastor Vikep Palu Damianus Yamko Alo Pr, dengan selebran Abraham Xaverianus Runtu,Pr , Pastor Fransiskus Mandagi, Pr (Pastor Paroki St Maria Palu), Pastor Kristianus Ludong, Pr( Pastor Rekan Paroki St Paulus Palu), Pastor Jerry Torebelaz, Pr (Pastor Paroki St Fransiskus Xaverius Guaan), Pastor Fredy Samudia, Pr (Pastor Paroki Kristus Raja Sulubombong), Pastor Juvensius Obosan, Pr (Pastor Paroki St Joseph Kawangkoan) dan ditutup dengan Misa bersama umat di Paroki St Paulus Palu dengan selebran utama Pastor Runtu dan selebran pastor Jerry dan Pastor Fredy.
Sekretaris KBK Keuskupan Manado Jimmy Pandelaki menyampaikan terima kasih kepada Ketua KBK Kevikepan Palu Ronny Tanusaputera serta panitia atas terlaksananya kegiatan di Hotel Santika Palu ini secara sangat baik.
(Frangki Wullur)
