Bolmong Raya

Kalangi : Menerima Kekalahan Adalah Cermin Demokrasi

Kalangi : Menerima Kekalahan Adalah Cermin Demokrasi
Anggota Deprov Sulut Fraksi PDS, Sjenny Kalangi SE (Foto Beritamanado)

MANADO – Menanggapi tuduhan politik uang yang dilakukan pemenang pemilihan umum kepela daerah (pemilukada) Bolmong, pasangan Salihi Mokodongan – Yanny Tuuk, anggota DPRD Sulut dari salah-satu partai pengusung, Sjenny Kalangi SE, meminta agar warga Bolmong tetap tenang serta tidak melakukan reaksi berlebihan.

“Biasalah begitu, setiap pemilukada, yang kalah pasti mencari-cari kesalahan si pemenang. Itu adalah hal yang lumrah, namun diharapkan tuduhan money politik harus disertai bukti-bukti, karena kalau tidak, itu namanya pencemaran nama baik,” ujar Ketua Partai Damai Sejahtera Kabupaten Bolmong ini kepada wartawan, Senin (28/03) di ruangan komisi III Deprov Sulut.

Lanjut, Kalangi meminta kepada semua pihak yang berkompetisi harus siap menang dan kalah. Kekalahan harus diterima dengan jiwa besar, karena melalui sikap ksatria menerima kekalahan tentu akan memberikan contoh yang baik bagi demokrasi.

“Menerima kekalahan dengan jiwa besar justru akan memberikan nilai positif bagi demokrasi yang kita lakukan bersama. Jadi, sikap menerima kekalahan adalah cermin demokrasi itu sendiri” pungkasnya. (jry)

Satu tanggapan untuk “Kalangi : Menerima Kekalahan Adalah Cermin Demokrasi”

  1. Ah…ibu ini, pintar tp bodoh jg….
    Hanya org yg kalah dgn cara ksatria yg bisa menerima kekalahan dgn ksatria.

    “Menerima kekalahan dengan jiwa besar justru akan memberikan nilai positif bagi demokrasi yang kita lakukan bersama. Jadi, sikap menerima kekalahan adalah cermin demokrasi itu sendiri” pungkas ibu kalangi.
    Bagaimana ibu, kalau demokrasi yg di menangkan dan di kalahkan dgn uang ?, dimana nilai positif nya ?. Mgk bagi para plitikus kotor, tdk peduli bagaimana cara mendapatkan kemenangan itu, yg penting menang. Nah klo begini, apa msh ada nilai positif utk perkembangan demokrasi..?.
    Saya sbg warga bolmong tdk pernah peduli siapa pun yg menang, tapi kemenangan itu hrs di capai dgn cara yg ksatria, dgn demikian siapapun yg kalah bisa menerima dgn lapang dada.
    Saya sgt mendukung bila ada pasangan yg melakukan gugatan ke MK, krn dgn demikian kita bisa belajar berdemokrasi yg adil. Bkn demokrasi yg di gembor2kan org sprti ibu ini.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara