
Manado – Visi Kota Manado menjadi Kota model Ekovisata dengan misi menjadikan kota yang menyenangkan, saat ini perlu dipertanyakan komitmen pemerintah yang dikomandani oleh Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan.
Pasalnya baru diguyur hujan selama satu jam kota Manado langsung tenggelam. Pantauan beritamanado terjadi genangan air setinggi 30 cm di beberapa titik ruas jalan utama kota tinutuan ini.
Titik-titik tersebut nampak jelas di sepanjang jalan Boulovard, jalan Wolter Monginsidi (sepanjang jalur yayasan Don Bosco). Hal ini selalu terjadi ketika hujan menguyur kota Manado. (gn)

Manasik kotor karena siapa? Manado macet juga karena siapa??
Perilaku buang sampah jg amat besar pengaruhnya, terutama kebiasaan buang sampah di got & kali. Buktinya sampah yang sangat mudah terlihat waktu hujan deras adalah sampah2 plastik: gelas minuman, botol, pembungkus, dll.
Itu semua baru sampah yg terapung, bagaimana dgn sampah yg lebih berat? So dorang itu yg beking got & gorong2 jadi tersumbat shg airnya meluap ke jalan.
Dua pihak yang harus kerja sama dlm hal ini:
1. Masyarakat harus lebih tertib buang sampah
2. Pemerintah harus sediakan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) dalam ukuran & jumlah memadai. Jangan cuma teriak2/slogan2: Jangan buang sampah sembarangan! Lalu harus buang di mana kalau ternyata tempat sampah/TPS tidak mencukupi….?
tambah trusss jo tu mal deng ruko…..di area reklamasi .kong kase biar tu got.deng gorong-gorong..ndalama itu pante so tapindah ka tenga kota manado,kalu ujang satu hari…jadi tabubale no.adoh kasiang. …..
Tiap kali jadi banjir, visi kota yg dipertanyakan. Seolah2 kalo ujang ndak turun maka tu visi OK2 saja. Visi itu bukan sesuatu yg otomatis akan terealisasi hanya dalam beberapa tahun.