Politik dan Pemerintahan

Duit Bansos Rp 10,629 Miliar Segera Dihabiskan

MANADO – Pemprov Sulut selama Januari hingga November 2011 telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) Rp10,629 miliar atau 26,76 persen dari alokasi Rp39,720 miliar.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Sulut, Gemmy A Kawatu, mengatakan, dari alokasi Rp 39,720 miliar itu, sudah diserap sekitar Rp20,453 miliar atau sekitar 41,49 persen, Rabu (16/11).

“Meski tinggal beberapa bulan, namun tetap optimistis anggaran untuk bansos bisa terealisasi keseluruhan hingga akhir tahun ini, sebagaimana pengusulan,” katanya.

Selain bansos keagamaan, bansos organisasi kemasyarakatan, pendidikan dan perseorangan juga diberikan ruang bagi yang memasukkan proposalnya.

Realisasi serapan anggaran bansos organisasi kemasyarakatan Rp3,478 miliar atau terserap 8,76 persen, pendidikan Rp5,208 miliar atau 12,66 persen, sedangkan bansos perorangan menyerap Rp1,138 miliar atau 2,9 persen.

“Berkasnya masih menumpuk, ada yang sudah dikembalikan, namun ada juga masih memasukkan kembali setelah diperbaiki, mudah-mudahan semuanya bisa diselesaikan di dua bulan tersisa ini,” katanya.

Kawatu menjelaskan, pemerintah provinsi tidak menetapkan proporsi besaran anggaran di masing-masing penerima bansos, apakah bansos ormas, keagamaan, pendidikan atau perorangan.

“Menjadi acuan adalah bentuk proposal yang dimasukkan, sehingga bansos keagamaan paling banyak menyerap karena jenis proposal keagamaan paling banyak memohon bantuan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, khusus untuk bansos pendidikan, tidak diberikan dalam bentuk beasiswa kepada perorangan, kadangkala berbentuk bantuan penyelesaian studi.(dan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara