Manado – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Manado mintakan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) melakukan pengawasan untuk pengurusan ijazah kelulusan siswa.
Wakil Ketua Komisi D, Amir Liputo, kepada BeritaManado.com mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari orang tua siswa bahwa dalam pengurusan ijazah kelulusan dikenakan biaya sebesar 240 ribu rupiah dengan alasan biaya pengembangan diri.
“Tidak ada pungutan dalam pengambilan ijazah kelulusan. Apalagi saat ini sudah masuk laporan adanya biaya pengembangan diri. Jadi, Diknas harus mensosialisasikan bahwa tidak ada pungutan dalam bentuk apapun,” tegas Liputo.
Ditekankan lagi, apabila kedapatan atau laporan adanya pungli, maka Diknas wajib bertanggung jawab. “Larangan sudah disampaika. Jika masih ada lagi pungutan, maka Diknas harus mempertanggung jawabkan hal itu,” pungkasnya.(eka)
