Berita Utama

Di Pileg Mati-matian Berebut, Kursi DPRD Sulut Lebih Sering Ditinggal Kosong

Di Pileg Mati-matian Berebut, Kursi DPRD Sulut Lebih Sering Ditinggal Kosong
Kursi DPRD Sulut banyak yang kosong ketika rapat paripurna

 

Manado, BeritaManado.com – Meskipun telah mendapatkan gaji dan tunjangan yang cukup banyak bahkan fasilitas kerja yang wahh, namun kinerja anggota DPRD Sulut periode sekarang masih terbilang buruk.

Hal tersebut menurut pemerhati masyarakat Dino Sekoh, dibuktikan dengan produk Perda inisiatif, kehadiran serta penerimaan aspirasi masyarakat masih jauh dari harapan.

“Perda inisiatif sangat minim bahkan hampir tidak ada, juga kehadiran di kantor. Padahal, ketika pemilihan legislatif mati-matian mereka berebut kursi tapi ketika terpilih kursi ditinggalkan kosong,” ujar Dino Sekoh kepada BeritaManado.com, Rabu (25/7/2018).

Sebelumnya, Indra Wongkar, Panglima Laskar Merah Putih MADA Sulut yang memimpin masyarakat Sangtombolang, Bolmong, membawa aspirasi di DPRD Sulut, pekan lalu, mengaku diberlakukan tidak manusiawi.

“Sejujurnya kami kecewa dengan DPRD, berhari-hari kami tinggal disini kami tidak dianggap sebagai manusia,” jelas Indra Wongkar ketika diterima anggota DPRD Jems Tuuk dan beberapa legislator lainnya, pekan lalu.

(JerryPalohoon)

 

 

 

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara