Opini

Catatan di Hari Sumpah Pemuda

Frity Maya TurangOleh: Frity Maya Turang SH (Wakil Ketua DPD KNPI Kota Tomohon)

SEBUAH catatan yang berindikasi kekesalan, kritis dan solutif bagi masa depan pemuda. Kesadaran akan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah mungkin perlu pendalaman sendiri bagi pemerintah. Dimana pemuda adalah pelopor pembangunan, pemuda adalah garda terdepan dalam memperjuangkan cita-cita bangsa, pemuda adalah pelaku agen perubahan(agent of change) dan pemuda adalah generasi masa depan harapan bangsa yang didalamnya termasuk harapan masa depan Kota Tomohon.

Namun sayangnya hal itu tidak dipahami secara mendalam oleh pemerintah, itu terbukti dengan minimnya perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap dunia pemuda di Tomohon. Banyak hal yang wajib dilakukan oleh pemuda tetapi kadangkala terbentur dengan kurangnya dukungan moril dan sentuhan khusus dari pemerintah dalam hal ini DISPORA (Dinas Pemuda dan Olahraga) untuk bersama memajukan pemuda di Kota Tomohon.

Hal yang paling kompleks yakni tingginya kreatifitas dari pada pemuda/i di Kota Tomohon yang mampu membawa nama Tomohon semakin harum di negeri dengan pelbagai prestasi di segala sektor dan bidang dari bakat-bakat yang didulang oleh pemuda itu sendiri, ternyata kurang dihargai dan didukung oleh pemerintah. Di sisi lain hal yang paling disesali juga masih banyak pemuda di Tomohon yang putus sekolah, pecandu narkoba, pengguna miras, pelaku seks bebas dan bahkan pelaku aksi-aksi kriminalitas, yang sangat merusak masa depan generasi penerus bangsa ini. Setelah ditelusuri, ada banyak alasan yang memotivasi akan tindakan tersebut dan alasan yang utama ialah kurangnya kesadaran bahwa pemuda adalah aset bangsa yang perlu diberdayakan. Demikian alasan lain juga kurangnya kasih sayang dari orang tua dan keluarga dan tingginya sikap emosional dari masa pendewasaan diri yang menguji kualitas diri untuk mencoba melakukan hal yang belum dicoba.

Persoalan ini saya kira, merupakan hal penting yang harus diselesaikan, dimana wajib bagi pemerintah selaku aparat dan pelayan masyarakat didalamnya pemuda untuk memberdayakan generasi muda. Banyak strategi yang perlu dimatangkan untuk diterapkan, sehingga stimulasi dan dorongan positif dapat membantu pemuda menemukan jati diri dan menggapai cita-citapribadi dan bangsa. Pemerintah wajib memacu kreativitas dan kapabilitas anak-anak bangsa karena di pundak merekalah harapan masa depan bangsa. Menjadi seruan penting sikap pemerintah untuk tegas peduli terhadap pemuda di Tomohon, rangkulan dari berbagai latar belakang pemuda itu harus dan tatkala pemuda akan mampu mengambil bagian dalam upaya pembangunan bangsa dan daerah, menjadi bagian yang tak terpisahkan daripada masyarakat, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, memelihara persaudaraan yang rukun dan damai, menjadi pendongkrak pilar-pilar bangsa dan melahirkan bibit-bibit unggul kepemimpinan. Disamping itu, sikap kritis solutif dan inofatif pemuda adalah karakter yang berharga untuk kemajuan bersama.

Seruan buat pemuda ini juga harapan saya: marilah bersama-sama, bangkitlah wahai pemuda, jadilah yang terdepan bukan terbelakang, jadilah kepala bukan ekor, jadilah pemain bukan penonton, jadilah playmaker bukan troublemaker, jadilah calon pemimpin berkarakter untuk masa depan. “Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu pemuda dapat mengubah indonesia”

Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 oktober 2014

Pemuda hebat, Tomohon maju, Indonesia jaya! Teriaklah dengan lantang, MERDEKA!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara