Hukum dan Kriminalitas

Berita Manado Hari Ini: Rupiah Anjlok, GMIM Rp5,2 M, Legislator Viral

Gedung Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) di Kota Manado.
Mapolda Sulut Jadi Sorotan. Gedung utama Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) di Manado. Hari ini, institusi penegak hukum ini menjadi pusat perhatian publik menyusul bergulirnya pemeriksaan kasus dugaan penyelewengan dana Rp52 miliar dan dugaan insiden pemukulan terhadap wartawan.

Penulis: Jenly Wenur

Hari yang padat di Sulawesi Utara, Selasa 28 April 2026. Dari pelemahan Rupiah ke Rp17.237 yang mengancam harga bahan pokok, pemeriksaan Ketua Sinode GMIM atas kasus Rp5,2 miliar, hingga oknum legislator Bitung yang viral joget di Bali, semuanya jadi sorotan hari ini. Berikut tujuh berita terpenting dari Manado dan sekitarnya.

1. Rupiah Rp17.237, Disperindag Manado Pastikan Stok Bapok Aman

Nilai tukar Rupiah yang menyentuh level Rp17.237 per Dolar AS memicu kekhawatiran warga Manado, Minahasa, dan sekitarnya soal lonjakan harga bahan pokok. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado langsung merespons dengan memastikan stok kebutuhan pokok di gudang-gudang distributor masih aman untuk beberapa bulan ke depan. Pantauan di Pasar Bersehati dan Pasar Pinasungkulan Karombasan menunjukkan harga beras, rica, dan tomat relatif stabil karena ditopang pasokan petani lokal Sulut.

Yang perlu diwaspadai justru komoditas berbasis bahan baku impor seperti kedelai, tepung terigu, dan mi instan yang sangat rentan terhadap gejolak kurs. Kepala Disperindag Manado Hendrik Waroka mengimbau tegas agar warga tidak panik. “Masyarakat Manado diimbau untuk tidak melakukan aksi borong atau panic buying,” katanya. Satgas Pangan terus memantau potensi penimbunan barang di pasar.

–> Baca selengkapnya: Rupiah Anjlok ke Rp17.237, Disperindag Manado Pastikan Stok Bapok Aman

2. Kasus Rp5,2 Miliar GMIM, Ketua Sinode Adolf Wenas Diperiksa Polda Sulut

Penyidikan kasus dugaan penggelapan dana Rp5,2 miliar milik Yayasan GMIM terus bergulir di Polda Sulawesi Utara. Selasa (28/4/2026), Ketua Sinode GMIM Pdt Adolf Katuuk Wenas menjalani pemeriksaan di Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Sulut, datang pukul 16.00 WITA didampingi empat kuasa hukum dan keluar sekitar satu jam kemudian. Adolf memilih bungkam saat dicecar pertanyaan wartawan di depan kantor polisi.

Kuasa hukumnya hanya merespons singkat, “Nanti tanya ke penyidik saja.” Sehari sebelumnya, penyidik lebih dulu memeriksa mantan Ketua Sinode Hein Arina dan Recky Montong. Kasus ini menyita perhatian luas mengingat GMIM adalah gereja terbesar di Sulawesi Utara, dan satu per satu nama penting terus dipanggil untuk dimintai keterangan.

–> Baca selengkapnya: Kasus Rp5,2 Miliar GMIM Bergulir, Ketua Sinode Adolf Wenas Diperiksa Polda Sulut

3. Petinggi GMIM Dilaporkan Pukul Wartawan Senior di Kantor Polda Sulut

Insiden lain mewarnai kasus GMIM di Polda Sulut. Wartawan senior Jackson Metuak (65) melaporkan dugaan penganiayaan oleh oknum petinggi GMIM berinisial RM ke SPKT Polda Sulut, Senin (28/4/2026). Laporan teregistrasi nomor LP/B/255/IV/2026 dan diterima pukul 13.35 WITA, setelah RM diduga memukul Jackson dua kali saat hendak diwawancara usai memberikan keterangan kepada penyidik.

RM diidentifikasi sebagai Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Data, Informatika dan Litbang, yang juga merupakan mantan Bendahara BPMS GMIM. “Dia sempat memukul dua kali, saya sempat terjatuh,” ujar Jackson. Kejadian ini berlangsung di dalam lingkungan kantor polisi, memicu kecaman keras atas keselamatan jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

–> Baca selengkapnya: Usai Beri Keterangan di Polda Sulut, Oknum Petinggi GMIM Dilaporkan Pukul Wartawan

4. Viral! Oknum Legislator Bitung Joget di Bali, Publik Pertanyakan Anggaran DPRD

Video dan foto tiga oknum anggota DPRD Kota Bitung berinisial RO, CM, dan DS beserta seorang staf yang berjoget dan menikmati wahana ATV Quadbike di kawasan Ubud, Bali, tersebar luas di media sosial. Perjalanan itu disebut-sebut berkaitan dengan kegiatan Panitia Khusus LKPJ, namun publik mempertanyakan urgensinya — terlebih daerah tujuan kegiatan dilaporkan belum menuntaskan pembahasan LKPJ.

Kritik mengalir deras di media sosial, menyoroti etika dan akuntabilitas para wakil rakyat. Aktivis Kota Bitung Sanny Kakuhe mendesak Badan Kehormatan DPRD segera bertindak dan meminta klarifikasi soal sumber pembiayaan. “Harus jelas apakah mereka menggunakan dana pribadi atau APBD, apalagi saat ini pemerintah pusat menyerukan efisiensi anggaran,” tegasnya. Ketua DPRD Bitung Vivi Ganap belum memberikan tanggapan rinci.

–> Baca selengkapnya: Viral! Oknum Legislator Kota Bitung Joget di Bali, Publik Pertanyakan Etika dan Anggaran

5. Yulius Selvanus Jadwalkan Pelantikan Sekprov Sulut Tahlis Gallang pada 4 Mei

Sulawesi Utara segera memiliki Sekretaris Provinsi (Sekprov) definitif. Gubernur Yulius Selvanus memastikan pelantikan Tahlis Gallang sebagai Sekprov Sulut definitif dijadwalkan pada 4 Mei 2026. Pengumuman ini disampaikan saat Gubernur melepas ratusan jemaah haji asal Sulut di Asrama Haji Transit Manado, Selasa (28/4/2026).

Tahlis Gallang disebut Gubernur sebagai putra asli Kotamobagu. Pelantikannya menandai berakhirnya masa tugas Pelaksana Harian Sekprov Dr Denny Mangala. “Tanggal 4 nanti yang asli akan saya lantik, Pak Tahlis Gallang sebagai Sekprov Sulut definitif. Beliau asli putra Kotamobagu,” kata Yulius Selvanus. Posisi Sekprov adalah jabatan puncak birokrasi provinsi yang sangat strategis bagi jalannya pemerintahan Sulut.

–> Baca selengkapnya: Putra Kotamobagu Dipilih Jadi Sekprov, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Jadwalkan Pelantikan 4 Mei

6. Joune Ganda Transfer Dana Duka Langsung ke Rekening Warga Minahasa Utara

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menerapkan mekanisme penyaluran bantuan sosial dana duka secara digital, langsung ke rekening penerima tanpa proses tunai. Ratusan penerima dilaporkan langsung menerima bantuan di rekening masing-masing setelah Joune melakukan klik pada aplikasi penyaluran bantuan secara simbolis dalam sebuah seremoni di Minahasa Utara.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara