
Manado – Ditengah kemajuan bidang ekonomi yang terjadi di kota Manado, sejumlah masalah masih saja terjadi, mulai dari banjir, sampah, trotoar rusak, hingga lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi.
Salah satu lokasi yang kini mulai menuai sorotan masyarakat adalah lampu penerangan jalan di ruas jalan Lumimuut, kecamatan Wenang.
Sejak awal tahun 2017, lampu penerangan di ruas jalan tersebut mati total dan sangat mengganggu pengguna jalan.
Dari pantauan BeritaManado.com di lokasi kejadian selama kurun waktu satu bulan, sejumlah kecelakaan kecil terjadi di ruas jalan tersebut, bahkan saat tengah malam, sejumlah anak muda memanfaatkan lokasi sekitar ruas jalan tersebut untuk mabuk-mabukkan hingga teriak untuk memancing keributan.
Salah satu pejalan kaki yang setiap harinya lewat di jalan tersebut, Alfandi Mamahit mengatakan, dirinya berharap pemerintah dapat melihat langsung lokasi tersebut dan memberi perhatian secepat mungkin agar warga yang lewat di jalan tersebut jadi lebih aman.
“Semoga kalau pemerintah lewat, boleh diperhatikan. Baik itu yang di kecamatan, kota atau provinsi. Kasihani kami yang setiap hari harus lewat situ dengan kondisi lampu mati dan trotoar rusak tambah berlumut dan sangat licin. Sudah bahaya karena gelap, licin lagi. Itu saja harapan kami sebagai warga,” kata Fandi. (srisurya)
