MANADO – Hingga saat ini anggota DPRD Manado, belum mempertanggungjawabkan hasil kunjungan kerjanya ke beberapa daerah di Pulau Jawa. Padahal, kunjungan kerja itu memakai uang rakyat. Penegasan ini diutarakan, Rudolf Wowor, Ketua Presidium Pemuda Anti Politisi Busuk, senin (21/11).
Rudolf, meminta Sekwan DPRD Manado juga mempertanggungjawabkan dengan membeberkan ke publik, berapa dana yang dihabiskan anggota DPRD Manado saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Jawa.”Kemudian mereka harus beberkan ke publik, apa saja yang mereka dapatkan selama kunker itu, ”ujarnya.
”Yang saya takutkan, saat dibeberkan, hanya apa yang mereka belanja di Malioboro, Jogyakarta, dan cerita-cerita mengenai tempat hiburan di sana, ”ujar Rudolf sambil berharap kepolisian dan kejaksaan pro aktif melakukan penyelidikan mengenai penggunaan anggaran DPRD Manado.(del)

Usul saja… mungkin ada kelompok masyarakat/ormas/lsm yang sadia buletin/papan informasi/apa saja, utk bisa para eksekutif/legislatif mo tempel-tempel akang dorang pe hasil kunjungan ke luar daerah/LN, karena pasti mereka tidak ada waktu mo presentasikan… siapa tau ada yang bisa memfasilitasi? Jangan sampe cuma mo berkoar-koar kong ndak ada tindak lanjut. Salam bae for pembangunan Sulut termasuk Manado noh…. cheers.