Politik dan Pemerintahan

Amir Liputo Imbau Warga Sulut Waspada Cuaca Ekstrem Kemarau, Minta Pemerintah Sigap Antisipasi Dampaknya

Amir Liputo Imbau Warga Sulut Waspada Cuaca Ekstrem Kemarau, Minta Pemerintah Sigap Antisipasi Dampaknya
Anggota DPRD Sulut Amir Liputo

Penulis: Mega Anggawirya Zas | DPRD Sulut

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Amir Liputo, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem pada musim kemarau yang tengah melanda sejumlah wilayah di Sulut.

Menurut Amir, kondisi cuaca yang ditandai suhu panas tinggi, minimnya curah hujan, hingga potensi angin kencang dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari kebakaran lahan dan permukiman, kekeringan, hingga gangguan kesehatan masyarakat.

“Cuaca ekstrem di musim kemarau jangan dianggap sepele. Masyarakat harus lebih berhati-hati, terutama tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau lahan secara sembarangan,” ujar Amir.

Politisi PKS itu juga meminta pemerintah daerah di seluruh kabupaten dan kota di Sulut untuk bergerak cepat mengantisipasi dampak musim kemarau. Menurutnya, langkah mitigasi harus dilakukan sejak dini agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, serta instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

“Pemerintah harus memastikan ketersediaan air bersih di daerah yang rawan kekeringan, memperkuat koordinasi penanganan kebakaran, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan,” katanya.

Selain itu, Amir mengingatkan para petani agar memperhatikan pola tanam sesuai kondisi cuaca saat ini, sehingga dapat meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan berkepanjangan.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi menghadapi musim kemarau tahun ini sehingga dampaknya dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah bencana terjadi,” pungkasnya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara