TONDANO – Tepat tanggal 3 Januari di tahun 2012, sesuai dengan kalender libur nasional seluruh jajaran civitas Unima, kembali beraktivitas untuk pertama di tahun ini. Memasuki hari pertama kerja, seluruh civitas Universitas Manado (Unima) Tondano menggelar apel perdana yang dipimpin langsung Rektor Unima Prof Philoteus E A Tuerah MSi DEA.
Dalam sambutannya Tuerah menegaskan soal peningkatan kualitas dan disiplin PNS di jajaran Unima sekaligus visinya dalam memimpin Unima di tahun 2012 ini terlebih mengacu tahun sebelumnya dimana diterpa berbagai persoalan yang menyudutkan di mata dunia pendidikan.
Oleh sebab itu, dengan mengemban visi tersebut, Tuerah sangat mengharapkan agar peningkatan kualitas mengajar di Unima lebih ditingkatkan sehingga bisa melahirkan bibit-bibit mahasiswa yang mempunyai daya saing yang tidak perlu diragukan soal kualitas SDM-nya.
“Setidaknya dengan kualitas staf pengajar yang profesional, Unima bisa melahirkan SDM yang berkualitas pula, dan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Saya akan memprogramkan agar sekitar 20 persen dari dosen yang sudah bergelar doktor, terutama yang masih muda, untuk mengikuti program post-doktor,” cita Tuerah.
Karena itu, Tuerah mengajak bagi dosen-dosen muda atu dosen lain yang berkesempatan studi post-doktor agar mengambil kesempatan tersebut. “Bangun dan rintis peluang karir dengan meningkatkan standart dan kualitas akademik. Saya tahu dan akan berusaha agar pemenuhan kualitas bukan sekedar kata-kata saja, tapi harus perlu melakukan karya yang nyata,” harapnya.
Tak lupa juga Rektor Unima, dalam sambutannya menyinggung soal kesejahteraan civitas universitas. Dimana hal ini menjadi fokus utama dalam rangka membangun semangat maju dalam kebersamaan. “Kita tahu, persoalan yang terjadi di tahun lalu, memang perlu menjadi tolak ukur kesejahteraan yang berimbang antar staf pengajar dan administrasi, dan mudah-mudahan ditahun ini soal kesejahteraan tersebut bisa teratasi seperti yang kita harapkan bersama,” ucap Tuerah.
Usai apel perdana, Tuerah juga menyerahkan 4 unit kendaraan operasional jenis Toyota Innova bantuan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan 2 Unit lainnya berasal dari DIPA Unima untuk menunjang kinerja 6 Dekan Fakultas dalam lingkungan Unima, dengan harapan kendaraan tersebut digunakan sebaik mungkin dan bagi para dekan diharapkan untuk dapat menjaga dan memelihara kendaraan operasional tersebut sebagai aset negara dan jelas penggunaannya. (iker)
