Agama dan Pendidikan

Deitje Katuuk Targetkan 1500 Dosis untuk 2 Hari, UNIMA Siap Sukseskan Program Vaksinasi

Deitje Katuuk Targetkan 1500 Dosis untuk 2 Hari, UNIMA Siap Sukseskan Program Vaksinasi
Prof Dr Deitje Katuuk saat menerima suntikan vaksin (foto ist)

Tondano — Jelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang dijadwalkan akan dimulai pada 2022 ini, Universitas Negeri Manado (UNIMA) pun mewajibkan civitas akademiknya sudah divaksin minimal 2x.

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfin Katuuk, Mpd mengatakan, bagi mahasiswa yang belum divaksin, maka tidak dapat mengikuti PTM.

“Minimal mahasiswa sudah 2 kali vaksin untuk bisa mengikuti PTM terbatas. Ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa,” ujar Deitje Katuuk yang juga Ketua Kompelka W/KI Wilayah Manado Barat Daya ini.

Menurut  Deitje, sesuai ketentuan jelang penerapan PTM terbatas, maka diwajibkan 50 persen dari seluruh civitas akademik wajib sudah divaksin.

“Semua ASN, honorer maupun mahasiswa UNIMA wajib mengikuti vaksinasi Covid-19, minimal 2 kali. Saya berharap, kesadaran dari seluruh civitas akademik untuk bisa menyukseskan program vaksinasi massal ini,” harap Deitje yang juga besan Kadis Diknas Provinsi Sulut dr. Grace Punuh.

Untuk membantu civitas akademik yang belum menerima vaksin, UNIMA pun menggelar vaksinasi pada Rabu (2/2/2022) di auditorium UNIMA.

Bahkan, bakal calon (balon) nominasi Ketua W/KI Sinode GMIM periode 20022-2027 ini menargetkan sedikitnya 1.500 dosis akan terpakai dalam pelaksanaan vaksinasi yang akan berlangsung selama 2 hari tersebut.

“Selain seluruh civitas akademik, kita juga ikut melibatkan masyarakat sekitar kampus, agar pelaksanaan vaksinasi massal UNIMA mampu menjangkau masyarakat sekitarnya,” tutup Guru Besar ilmu pendidikan yang ramah ini.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara