Manado – Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang direncanakan, Kamis (18/4) besok akan melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri I Manado dan SMU Negeri 9 Manado.
Sedangkan Wakil Gubernur Dr. Djouhari Kansil MPd akan melakukan pemantauan di SMA Kristen Eben Haezar Manado dan SMA Negeri 7 Manado. Hal itu disampaikan Wagub kepada wartawan usai rapim EPPA di Kantor Gubernur, Rabu (17/4) tadi.
Kansil mengatakan mudah-mudahan, semua soal mata pelajaran UN sudah terdistribusi dengan baik, hingga keseluruh pelosok daerah di Sulut. Termasuk mengantisipasi terjadinya kekurang soal mata pelajaran yang dikirim di sekolah-sekolah, sembari menyebutkan, alasan penundaan UN di 11 Provinsi termasuk sulut masuk zona 3 wilayah tengah ini. Dikarenakan adanya keterlambatan dari percetakan yang ditunjuk oleh Kemendibud. Alasan inilah yang disampaikan oleh Wamendikbud saat pertemuan dengan Gubernur se-Indonesia yang di ikuti Wagub di jakarta baru-baru ini.
Sebagai pemerhati pendidikan di daerah ini, Kansil juga sangat menyayangkan atas keterlambatan UN didaerah ini, cuma karena alasan percetakan. “Dulu sewaktu masih menjabat Kadis Diknas Sulut, soal UN dipercayakan daerah untuk mencetak, tapi sekarang di pusatkan di pulau Jawa saja. Siswa SD dan SMP tidak perlu diuji lewat UN,
Tapi kalau siswa SMA perlu karena mereka nantinya akan melanjutkan di perguruan tinggi”, katanya.
Kansil juga berpesan agar adik-adik siswa SMA, MA dan SMK di daerah ini, dalam menghadapi pelaksanan UN ini dengan penuh ketenangan, belajarlah dengan baik, sambil terus berdoa, jujur dan bersemangat. Mudah-mudahan hasil UN tingkat SMA di sulut minimal bisa dipertahankan seperti tahun lalu yakni mencapai 99 persen. (*/jrp)
