
Amurang—Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE pada kesempatan mengikuti Sidang Paripurna di DPRD Minsel langsug menyampaikan selamat tinggal Minsel. Sebab, dirinya diutus pemerintah pusat untuk mengikuti Pelatihan Diklat Education Training Program di Harvard University Cambrite Boston Amerika Serikat.
‘’Puji Tuhan, saya mendapat kesempatan yang berasal dari Tuhan. Dapat dibayangkan, saya terpilih dari ratusan kepala daerah se-Indonesia. Olehnya, semuanya saya haturkan kepada Tuhan Yesus. Sebab, Dia yang lebih berkuasa penuh. Sehingga saya bisa pergi ke Amerika Serikat, tentunya dengan rombongan. Bahkan, puji dan syukur lagi, karena Tuhan telah memberikan hidup ini setelah beberapa hari lalu saya melangsungkan pernikahan di Jakarta,’’ kata bupati Tetty, yang langsung diaplaus anggota DPRD bersama pejabat teras yang hadir.
Menurut Tetty, dirinya dan rombongan sudah harus melapor ke Harvard University Amerika Serikat tanggal 18 September 2012. ‘’Jadi, saya titip Minsel ini juga kepasa Ketua DPRD Minsel Boy VA Tumiwa, BSc SH. Kan Pak Boy, adalah bagian dari pemerintahan Minsel. Maka dari itu, saya berharap Pak Boy juga bisa memberikan masukan kepada pejabat-pejabat Minsel yang saya tinggalkan,’’ tukasnya.
Ditambahkannya, memang sangat berat meninggalkan Minse begitu lama. Tetapi, ini panggilan dan harus. Dengan demikian, Tetty percaya Minsel akan semakin maju dikalah dirinya akan kembali ke Minsel bersama rakyatnya yang tercinta.
‘’Tidak hanya untuk Ketua DPRD Minsel Boy VA Tumiwa, BSc SH semata-mata menjadi tanggungjawab bersama untuk Minsel. Tetapi, kita semua, rakyat dan para pejabat yang ada di semua eselon. Mari kita jaga bersama-sama, supaya Minsel aman dan tak ada masalah berarti. Semoga, Tuhan menyertai kita semua,’’ pungkas bupati Tetty. (andries)

Cuma stou katu keceplosan bilang eh. Ndak mungkin katu bukang wakil bupati yg jadi PLH. Emang ini sama deng rumah makang, kalu depe manajer ndak ada sembarang orang boleh ganti jadi manajer sementara…….
Sungguh aneh…. masak titip pemerintahan kabupaten minsel pa ketua dprd..?
itu lei, so lama kita nyandak dengar soal itu Pak ST sang Wabup Minsel. Kasihan Pak ST yang terbelenggu karna kasus, cuma nintau itu kasus apa. Sekda MK lei bagian dari pencipta belenggu itu.
Kalo mau jujur, harusnya Bupati Minsel CEP nyandak usah iko training ini, kalo CEP inga itu masyarakat deng pemerintahan Minsel, cuma yah itu noh ego pribadi lebe besar walau katanya itu tugas negara. Memang Bupati CEP lebe cinta pribadi daripada masyarakat deng pemerintahan Minsel. Biar lei delegasi itu penting, tapi itu semua lebe banyak urusan pribadi deng skalian bulan-madu, pake APBN/APBD toh.
Apa guna ada wakil?ato apa so nyanda ada le???
Msh ada wakil ato so nyanda kang di minsel?….