
Manado – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Utara merayakan HUT ke-10 di Restoran Big Fish, Senin (27 Mei 2019).
Dalam perayaan yang dihadiri puluhan Advokat KAI Sulut itu, juga dihadiri Advokat senior Frederik Ch Sumeisey yang dalam sambutannya banyak memberikan nasehat kepada para Advokat untuk benar-benar profesional dalam menjalankan profesi mulia ini.
“Saya berkarir sebagai Advokat pada usia 31 tahun. Saat ini saya sudah berumur 81 tahun. Jadi saya sudah merayakan tahun emas sebagai Advokat yang berkarir selama 50 tahun,” ucap Advokat senior ini.
Sumeisey melanjutkan, bahwa Advokat harus bersatu dan tidak bertentangan satu dengan yang lainnya karena persoalan berbeda organisasi yang dinaunginya.
“Kalau kita beradu argumen di persidangan adalah hal yang biasa. Namun jangan sampai terbawa di luar dari persidangan, karena kita sebagai salah satu penegak hukum harus bisa bersama untuk membawa nama baik Advokat,” kata Sumeisey yang berpesan bahwa sesama Advokat harus dapat saling membela jika ada yang mengkriminalisasi ketika menjalankan profesi untuk membela hak-hak klien.
“Saatnya Advokat harus bersatu dan menjaga nama baik profesi, tanpa memandang organisasi Advokat yang ada,” ingatnya.
Sementara itu Ketua DPD KAI Sulut, John Jesky Sada dalam sambutannya mengatakan, saat ini Advokat KAI Sulut sudah berjumlah 300-an Advokat.
“Memang saat tadi duduk bersebelahan dengan pak Sumeisey saya ditanya berapa banyak Advokat KAI Sulut saat ini. Yah, dengan jumlah 300-an Advokat KAI Sulut maka kita merupakan organisasi Advokat yang mempunyai anggota terbanyak di Sulut,” jelas Sada.
Menurut Sada, dirinya sudah dua periode lebih memimpin DPD KAI Sulut, sehingga kiranya ada Advokat lainnya yang bisa menggantikan kepemimpinannya pada periode berikutnya.
“Saya memang menunggu ada yang protes, tapi saat ini tidak ada satupun yang mengkritik karena kepemimpinan saya yang sudah dua periode lebih ini. Dalam tahun ini KAI Sulut akan melaksanakan Musda, sehingga kiranya kedepan KAI Sulut dapat bersama memikirkan kepemimpinan berikutnya,” ujar Sada sembari menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Advokat KAI yang selama ini mendukung kepemimpinannya.
“Masukan dari Advokat senior pak Sumeisey untuk kita para Advokat harus bersatu untuk kita sikapi bersama. Sehingga kiranya pak Sumeisey untuk menggagas ide ini dalam tindak lanjut bersama Advokat dari organisasi lainnya untuk bersama memikirkan berbagai persoalan dunia hukum dan Advokat,” katanya.
Silih berganti senior Advokat membawakan sambutan, antara lain disampaikan Jack Budiman mengenai sejarah KAI Sulut, Sekretaris KAI Sulut Bertje Nelwan soal peranan Advokat dan Penasehat KAI Sulut Jackson Takasanakeng banyak memberikan nasehat bagaimana menjadi Advokat yang baik. Dalam HUT ini turut hadir pula Ketua Peradi Sulut Piet Kangihade dan undangan lainnya.
(***/rds)
